Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Price Difference in Buying Fruits With Many Amount And A Little According to The Islamic Law Perspective: Case Studi at Market 26 Ilir Palembang Rina Dwi Wulandari
AL-FALAH : Journal of Islamic Economics Vol 5, No 1 (2020)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29240/alfalah.v5i1.1324

Abstract

Purpose:The purpose of this article is to find out the differences in the price of fruit with large and small perspectives of Islamic law in the 26 ilir Palembang market and what factors cause the difference in fruit prices for traders in the 26 ilir Palembang market.Design/Method/Approach :A qualitative approach was applied to this study. The data collection techniques use observation, interviews, and questionnairesFindings: the difference in the price of buying and selling fruit from the perspective of Islamic law in Palembang 26 ilir is permissible (mubah), because it is in accordance with the concept of buying and selling in Islam where the fulfillment of the conditions in pricing is in accordance with the principles of buying and selling in Islam. The process of buying and selling carried out has also fulfilled the pillars and conditions in Islam, so the sale and purchase of this law is legal, and the factors that cause the price of fruit differ in fruit traders in the 26 ilir Palembang market, namely fruit quality, the effect of fertilizer increase, merchant's trading location and the number also fruit traders take fruit from other fruit sellers and resell them.Originality/Values: The main contribution of provide information to the public about differences in selling prices of fruit in the market.
Etnofarmakologi dalam Tradisi Pengobatan Islam: Perubahan dan Keberlanjutan Peradaban Suarni, Ertati; Rusli, Ris'an; Wulandari, Rina Dwi
Intelektualita Vol 11 No 2 (2022): Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial, dan Sains
Publisher : Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/intelektualita.v11i2.14886

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengungkapkan perubahan dan kemungkinan keberlanjutan tradisi etnofarmakologi pengobatan Islam di Indonesia dan negara-negara muslim. Penelitian ini jenis penelitian kualitatif deskriptif mengumpulkan informasi melalui penelusuran literatur, pendekatan analisis bibliografi dan interpretasi konten, untuk membuat kesimpulan terhadap perolehan kajian. Hasil penggalian informasi etnofarmakologi dalam tradisi peradaban Islam, terbukti dapat dianalisis dari sisi historis, bukti arkeologis, sosiologi, antropologis, tradisi ilmu pengobatan etnik, kedokteran Islam, selain itu, hal ini menciptakan kemungkinan bagi World Health Organization untuk terus mendorong etnofarmakologi Islam di masa depan. Kesimpulan, eksplorasi etnofarmakologi, dengan kelanjutan pengembangan ilmiah, memberikan kesempatan kepada para ilmuwan Muslim untuk meningkatkan kecemerlangan dan spiritual peradaban Islam.
Ensuring Constitutional Rights: Legal Protection for Outsourced Workers at PT. MBS (Mie Gacoan) Saputra, Hendra; Hayatuddin, Khalisah; Mahfus, Abdul Latif; Wulandari, Rina Dwi
Jurnal Hukum Magnum Opus Vol. 8 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Magister Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jhmo.v8i1.11760

Abstract

Workers who carry out work in outsourcing companies should not lose their rights, which are protected by the Constitution. Such guarantees and protection cannot be implemented properly only through binding work agreements between companies and workers because workers are in a weak bargaining position as a result of the large number of job seekers or oversupply of labor. The implementation of the outsourcing system is considered to be widely practiced in order to reduce the cost of workers' wages with minimal protection for workers. Moreover, Law No.11/2020 further legalizes the existence of outsourcing and the types of work that are not restricted. Further provisions governing outsourcing are stipulated in Government Regulation No. 35/2021, which stipulates that the working relationship between outsourcing companies and the workers/laborers employed is based on PKWT or PKWTT. The practice of outsourcing is not in accordance with the prevailing laws and regulations, for example at PT MBS (Mie Gacoan) in relation to the protection of wages, welfare, labor social security, occupational safety and health protection, which is not fulfilled by the employer, so that it is very contrary to the law and the responsibility of the state to be able to guarantee that workers obtain their rights. From the results of the research, it was found that after the enactment of the Job Creation Law and Government Regulation Number 35 of 2021, Article 64 and Article 65 of the Manpower Law were abolished and the regulation on the provision of worker/labor services in Article 66 was changed to a regulation on the working relationship between outsourcing companies and the workers/laborers they employ. The provisions in Law No. 11 of 2020 on Job Creation allow for no time limit for outsourced workers, so that workers can be outsourced indefinitely and even for life, such as the sociological facts of outsourced workers at PT MBS (Mie Gacoan) related to protection regarding wages, welfare, labor social security, occupational safety and health protection are not fulfilled by the employer so that it is very contrary to the law and the responsibility of the state to be able to guarantee that workers obtain their basic rights in accordance with the provisions in Article 27 paragraph (2) of the 1945 Constitution and Article 28 D paragraph (2) of the 1945 Constitution.
Analisis Perilaku Konsumen Muslimah dalam Memilih Skincare Halal (Studi Kasus Warga Dusun 2 Desa Sri Gunung Kabupaten Musi Banyuasin) Puspita, Purwanti; Wulandari, Rina Dwi; Antoni, Antoni
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus - October
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i3.2024

Abstract

Meningkatnya produk perawatan kulit (skincare) juga mempengaruhi perubahan kebiasaan pembelian dan cara hidup konsumen. Tindakan dan keputusan seseorang saat membeli dan menggunakan suatu produk ataupun layanan disebut sebagai perilaku konsumen. Meskipun skincare tidak dimakan, produk tersebut tetap dianggap sebagai bagian dari kategori konsumsi halal, haram, dan najis. Hal ini menjadi pertimbangan penting dalam perilaku konsumsi. Konsumen muslimah harus memastikan bahwa produk yang digunakan bebas dari zat-zat yang diharamkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perilaku konsumen muslimah dalam memilih skincare halal. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan 70 orang responden yang berada di Dusun 2 Desa Sri Gunung Kabupaten Musi Banyuasin, dengan rentan usia 18-35 tahun. Data dikumpulkan melalui kuesioner, kemudian data dianalisis secara statistik deskriptif dengan Microsoft Excel dan SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar perilaku konsumen Muslimah di Dusun 2 Desa Sri Gunung telah sesuai dengan syariah. Mereka cenderung memilih skincare yang bersertifikat halal, memperhatikan komposisi bahan, serta mempertimbangkan manfaat dan keberkahan dalam penggunaan produk skincare. Namun, masih ditemukan sebagian kecil responden yang kurang memahami prinsip konsumsi Islami secara menyeluruh. Bagi peneliti selanjutnya, dapat mengembangkan kajian dengan pendekatan kuantitatif korelasional untuk melihat hubungan antar variabel, atau memperluas wilayah penelitian untuk memperoleh hasil yang lebih general.
Analisis Strategi Pemasaran Untuk Meningkatkan Penjualan Kain Batik Khas Kota Palembang (Studi Kasus Griya Kain Tuan Kentang) Putri, Meilita; Wulandari, Rina Dwi; Helyadi, Helyadi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus - October
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i3.2764

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran yang digunakan oleh Griya Kain Tuan Kentang dalam upaya meningkatkan penjualan kain batik khas Kota Palembang serta dampaknya. Batik Palembang memiliki nilai budaya dan ekonomi yang tinggi, namun persaingan pasar yang semakin ketat menuntut pelaku usaha untuk menerapkan strategi pemasaran yang efektif. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data yang dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Fokus penelitian mencakup pada kualitas produk, harga kompetitif, pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi, serta kerja sama dengan mitra lokal dan pelaku ekonomi kreatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Griya Kain Tuan Kentang menerapkan teori bauran pemasaran (marketing mix) 7P product, price, place, promotion, people, process, dan physical evidence, terbukti mampu meningkatkan daya tarik konsumen dan memperluas pangsa pasar sehingga berdampak positif terhadap peningkatan pendapatan usaha. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi pemasaran yang tepat dan adaptif sangat berpengaruh terhadap daya saing dan pertumbuhan usaha kain batik lokal.
Pendampingan Manajemen Komunikasi Orang Tua Dalam Penanaman Nilai-Nilai Akhlak Islam Kepada Anak Remaja (Gen-Z) di Era Digital Nur Azizah; Rina Dwi Wulandari; Sayid Habiburahman; Achmad Tasmi
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Desa (JPMD) Vol. 6 No. 2 (2025): JPMD
Publisher : LP3M IAIFA Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The acceleration of digital transformation has led to a communication gap between parents and teenagers (Generation Z), particularly in the community of Tanjung Dayang Selatan Village, Ogan Ilir District. Parents' lack of understanding of Islamic-based parenting in the digital age poses a challenge in nurturing children's moral character. This community service initiative aims to enhance parents'—particularly local mothers'—capacity to manage effective and Islamic-values-based communication with their teenage children. The activities are based on the theory of Islamic family communication and the approach of da'wah bil hikmah. The methods employed include participatory seminars, case study discussions, and interactive question-and-answer sessions over two days. The material is structured around three focuses: the concept of Islamic communication, critical and responsible guidance on digital media use, and the development of empathetic dialogue between parents and children. Pre-post evaluation results show significant improvements in participants' knowledge (+38%), attitudes (+31%), and skills (+27%). Additionally, a ‘Digital Islamic Parenting’ community has been formed as a platform for ongoing learning. These findings indicate that integrating Islamic communication into an educational-participatory approach can strengthen the resilience of Muslim families in facing the challenges of the digital age.
Pengaruh Pengelolaan dan Penyaluran Zakat Produktif terhadap Kesejahteraan Mustahik UMKM LAZISMU Sumatera Selatan Mareza, Jenni; Wulandari, Rina Dwi; Antoni, Antoni
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7315

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi pentingnya optimalisasi pengelolaan dan penyaluran zakat produktif sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi dalam meningkatkan kesejahteraan mustahik, khususnya pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Zakat produktif berfungsi sebagai bantuan produktif dan sarana penguatan kemandirian ekonomi mustahik melalui pemberian modal dan pembinaan usaha. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengelolaan dan penyaluran zakat produktif terhadap kesejahteraan mustahik pelaku UMKM di LAZISMU Sumatera Selatan, menggunakan pendekatan kuantitatif dengan tipe penelitian asosiatif kausal. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada mustahik penerima program zakat produktif, serta didukung oleh wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan teknik statistik untuk menguji hubungan dan pengaruh antarvariabel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan pengelolaan dan penyaluran zakat produktif berpengaruh terhadap kesejahteraan mustahik pelaku UMKM. Namun secara parsial, variabel pengelolaan zakat produktif belum menunjukkan pengaruh yang signifikan, sedangkan variabel penyaluran zakat produktif memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kesejahteraan mustahik. Nilai koefisien determinasi sebesar 0,554 menunjukkan bahwa kedua variabel tersebut mampu menjelaskan 55,4% variasi kesejahteraan mustahik, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa zakat produktif berperan dalam meningkatkan kesejahteraan mustahik, namun efektivitasnya perlu didukung oleh penguatan aspek pengawasan, pendampingan usaha, serta pengembangan kapasitas kewirausahaan mustahik secara berkelanjutan.
DAKWAH DAN AKHLAK DIGITAL “ANALISIS PENGARUH ALGORITMA MEDIA SOSIAL TERHADAP PERILAKU KEAGAMAAN” Rina Dwi Wulandari; Cahaya Mertaria Utami; Voni Artika; Septi Puspitasari; Dinda Meisy Miranda; Kanaya Jasmine; Sandra Dwi Yuliza; Senda Fransiska; M Ardhaffi Taufiqul Hakim; Gilang Aditya; M Raja Aldebaran; Agung Nurrohman; Hoirul Mukminin; M Nazalif Alfatih
RETORIKA : Jurnal Kajian Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 8 No 1 (2026): Jurnal Retorika
Publisher : LP2M Universitas Islam Ahmad Dahlan Sinjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/retorika.v8i1.4548

Abstract

Perkembangan media sosial menjadikan algoritma sebagai elemen utama dalam distribusi konten keagamaan di ruang digital. Algoritma tidak hanya memengaruhi jangkauan dakwah, tetapi juga membentuk pemahaman, sikap, dan perilaku keagamaan pengguna yang berdampak pada pembentukan akhlak digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh algoritma media sosial terhadap perilaku keagamaan serta implikasinya dalam dakwah Islam. Metodologi yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui studi literatur dan analisis konten terhadap penelitian terdahulu serta konten dakwah pada berbagai platform media sosial seperti Instagram, YouTube, dan TikTok. Hasil kajian menunjukkan bahwa penelitian sebelumnya lebih banyak menyoroti efektivitas, popularitas, dan perluasan jangkauan dakwah digital, sementara kajian mengenai peran algoritma dalam membentuk pola konsumsi informasi keagamaan, polarisasi pemahaman, serta etika interaksi daring masih terbatas. Algoritma cenderung memperkuat preferensi pengguna melalui sistem rekomendasi, sehingga berpotensi menciptakan ruang gema (echo chamber) yang memengaruhi cara pandang keagamaan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa algoritma media sosial memiliki pengaruh signifikan terhadap perilaku keagamaan, baik secara positif melalui penyebaran nilai-nilai kebaikan maupun negatif melalui potensi misinformasi dan ekstremitas. Oleh karena itu, penguatan literasi digital dan internalisasi nilai akhlak digital menjadi kebutuhan mendesak dalam praktik dakwah di era digital.
Penguatan Manajemen Hati dan Kesadaran Ekonomi Syariah bagi Masyarakat dalam Menyambut Ramadan Rina Dwi Wulandari; Fadhilatul Hasanah; Achmad Tasmi; Nur Azizah; Sayyid Habiburrahman; Zakia Royadi
Suluh Abdi Vol. 8 No. 1 (2026): Suluh Abdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/suluhabdi.v8i1.2127

Abstract

Masyarakat desa dalam menyambut bulan Ramadan sering menghadapi berbagai tantangan, seperti meningkatnya perilaku konsumtif, kurangnya pengelolaan hati dalam menjaga ketenangan jiwa, serta rendahnya pemahaman tentang prinsip ekonomi syariah dalam mengatur keuangan dan kebutuhan sehari-hari. Kondisi tersebut menyebabkan sebagian masyarakat belum mampu mempersiapkan Ramadan secara optimal, baik dari aspek spiritual maupun ekonomi. Oleh karena itu, diperlukan penguatan manajemen hati dan peningkatan kesadaran ekonomi syariah agar Ramadan dapat disambut dengan lebih bijak, tenang, dan penuh keberkahan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan penguatan manajemen hati guna mempersiapkan kondisi mental dan spiritual masyarakat agar ibadah berjalan optimal, sekaligus meningkatkan kesadaran ekonomi syariah dalam aktivitas finansial selama Ramadan. Kegiatan dilaksanakan kepada warga Desa Terusan Menang, Kecamatan Sirah Pulau Padang, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui sosialisasi, diskusi interaktif, edukasi manajemen hati dan ekonomi syariah, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Umpan balik peserta juga digunakan untuk mengetahui tingkat pemahaman dan perubahan sikap masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman warga yang ditandai dengan kenaikan total jawaban benar dari 248 pada pre-test menjadi 304 pada post-test, atau meningkat sebesar 22,58%. Selain itu, kegiatan ini juga menunjukkan adanya peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan hati, pengendalian perilaku konsumtif, serta pemahaman prinsip ekonomi syariah dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, kegiatan ini berkontribusi dalam mendorong perubahan perilaku yang lebih bijak, tenang, dan sesuai dengan nilai-nilai Islam dalam menyambut bulan suci Ramadan.
Pelatihan Public Speaking bagi Siswa SMA Muhammadiyah 5 Palembang: Pengabdian Nur Azizah; Rina Dwi Wulandari; Achmad Tasmi; Sayid Habiburrahman
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.5049

Abstract

Public speaking is a fundamental soft skill for high school students to face academic challenges and future career demands in the 21st century. However, based on the preliminary analysis at SMA Muhammadiyah 5 Palembang, students face significant obstacles in the form of glossophobia or excessive anxiety when speaking in public. This community service activity aims to improve students' self-confidence and effective communication skills through intensive training. The method employed is Participatory Action Research (PAR), which involves collaborative problem mapping, action planning, training implementation, and reflection. The training utilizes a participatory learning approach with role-playing techniques to create a psychologically safe environment for students. The results showed a significant increase in students' self-confidence and understanding of communication techniques, indicated by the increase in the average pre-test and post-test scores. This activity succeeded in transforming student passivity into active participation. It is recommended that the school establish a public speaking club as a follow-up plan to maintain the sustainability of students' skills.