Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bertujuan meningkatkan kualitas gizi masyarakat, namun menghasilkan limbah dapur yang berpotensi mencemari lingkungan apabila tidak dikelola dengan baik. Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak limbah dapur MBG terhadap lingkungan, kesehatan, dan kehidupan sosial masyarakat di Lorong Monas, Kelurahan Keramat Raya, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, serta merumuskan strategi pengelolaan limbah yang berkelanjutan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa limbah dapur menyebabkan pencemaran air dan tanah, bau tidak sedap, penyumbatan drainase, serta berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat. Upaya pengelolaan limbah oleh pemerintah dan pengelola dapur telah dilakukan, namun masih menghadapi keterbatasan sumber daya dan fasilitas. Penelitian menyimpulkan bahwa pengelolaan limbah yang berkelanjutan memerlukan penguatan pengawasan, peningkatan fasilitas pengolahan limbah, serta partisipasi aktif masyarakat agar program MBG tetap memberikan manfaat tanpa menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan.
Copyrights © 2026