Mandailing Journal of Education and Sciences
Vol. 1 No. 2 (2026): Vol. 1 No. 2, Juli 2026

ANALISIS KOLABORASI ORANG TUA DAN SEKOLAH DALAM MENCIPTAKAN RUANG AMAN BAGI ANAK USIA DINI

Prisko Yanuarius Djawaria Pare (Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Citra Bakti)
Maria Felsita Eno Wou (Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Citra Bakti)
Oliva Fareda Pandang (Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Citra Bakti)
Maria Enjelina Kalana (Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Citra Bakti)
Yasintha Lusi (Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Citra Bakti)
Maria Hermina Bhebhe (Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Citra Bakti)
Tekla Dua Ona (Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Citra Bakti)
Maria Nadila Wea (Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Citra Bakti)
Maria Yosefa Oje (Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Citra Bakti)



Article Info

Publish Date
12 Jul 2026

Abstract

Penciptaan ruang aman bagi anak usia dini di satuan PAUD saat ini sering kali didelegasikan secara sepihak kepada sekolah, sementara keluarga hanya dianggap sebagai pihak penitip anak. Ketidakselarasan pola pengasuhan ini berisiko memicu kebingungan karakter dan menurunkan efektivitas perlindungan anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menyintesis bentuk kolaborasi antara orang tua dan pihak sekolah dalam menciptakan ruang aman yang multi-dimensi (fisik, psikologis, dan sosial) bagi anak usia dini. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode kajian literatur (literatur review). Data sekunder dikumpulkan secara sistematis melalui penelusuran digital pada basis data akademik, dengan kriteria inklusi jurnal ilmiah dan regulasi formal lima tahun terakhir yang dianalisis secara deskriptif-kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi yang terstruktur dan setara menjadi determinan utama dalam membangun jaring pengaman berlapis (multi-layered safety). Sinkronisasi nilai melalui komunikasi dua arah, program parenting, dan pelibatan orang tua terbukti berdampak signifikan dalam menurunkan kecemasan anak serta memaksimalkan deteksi dini kekerasan. Meskipun di lapangan terdapat hambatan berupa keterbatasan waktu dan ekspektasi sepihak, tantangan tersebut dapat diatasi melalui strategi rekonstruktif seperti formulasi Kontrak Kerja Sama Belajar, optimalisasi teknologi informasi untuk edukasi daring, dan program kunjungan rumah (home visit) secara humanis. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa sinergi yang kokoh antara rumah dan sekolah merupakan kebutuhan mutlak demi menjamin keselamatan, kesejahteraan (well-being), dan perlindungan hakiki anak pada fase usia emas.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

mjoes

Publisher

Subject

Description

Mandailing Journal of Education and Sciences (MJOES) adalah jurnal ilmiah yang mempublikasikan artikel hasil penelitian, kajian konseptual, pengembangan, serta inovasi dalam bidang pendidikan dan ilmu pengetahuan. Jurnal ini bertujuan menjadi wadah akademik yang kredibel dalam menyebarluaskan ...