Prisko Yanuarius Djawaria Pare
Sekolah Tinggi Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Citra Bakti

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENDAMPINGAN EDUKASI POLA ASUH EFEKTIF BERBASIS PROGAM PARENTING BAGI ORANG TUA DI KELURAHAN MATALOKO UNTUK MEMBENTUK KARAKTER ANAK Angelina Kurnia Juita; Andi Nafsia; Prisko Yanuarius Djawaria Pare; Maria Eleonora Lejo
Devote: Jurnal Pengabdian Masyarakat Global Vol. 4 No. 4 (2025): Devote: Jurnal Pengabdian Masyarakat Global, 2025
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/devote.v4i4.5038

Abstract

This parenting-based educational mentoring program is being implemented as an effort to increase the knowledge, skills, and awareness of parents in Mataloko Village, Golewa District, Ngada Regency in implementing appropriate and effective parenting patterns for their children. The mentoring activities are carried out through the delivery of materials, discussions, and direct practice related to effective parenting patterns for the formation of children's character, emphasizing the importance of positive communication, consistent discipline, and providing role models in the character-building process. Through this program, parents are guided to understand their important role as the first and primary educators in the family, as well as how daily parenting patterns directly impact the development of children's character. The results of the activity indicate that parenting mentoring can improve parents' understanding of effective and appropriate parenting strategies for children. Parents become better able to manage emotions, build closeness with their children, and implement rules that support the formation of positive character traits such as responsibility, independence, and discipline. This program also provides a space for reflection for parents to re-evaluate their parenting practices. Therefore, the educational mentoring activities on effective parenting are expected to be a concrete step in strengthening the quality of parenting in Mataloko Village, Golewa District, Ngada Regency, so as to create a generation of children with good character and ready to face future challenges.
UPAYA PERLINDUNGAN ANAK MELALUI PENDIDIKAN PARENTING BAGI ORANG TUA Prisko Yanuarius Djawaria Pare; Maria Anjelina Odje; Maria Rosalinda Dhone; Maria Kristina Nau; Irsan Sauda; Maria Yunita Owa; Eustakia Mogi; Clara Yunita Ngedhi; Maria Sari Senda
Mandailing Journal of Education and Sciences Vol. 1 No. 2 (2026): Vol. 1 No. 2, Juli 2026
Publisher : PT Mandailing Publisher Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66698/mjoes.v1i2.38

Abstract

Perlindungan anak merupakan upaya penting untuk menjamin terpenuhinya hak-hak anak agar dapat tumbuh dan berkembang secara optimal. Namun, berbagai kasus kekerasan dan penelantaran anak masih sering terjadi, terutama dilingkungan keluarga. Salah satu faktor yang memengaruhi kondisi tersebut adalah rendahnya pengetahuan dan keterampilan orang tua dalam pengasuhan. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji peran pendidikan parenting sebagai upaya perlindungan anak melalui peningkatan kapasitas pengasuhan orang tua. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan kajian literatur. Data diperoleh dari berbagai artikel ilmiah, jurnal, dan peraturan perundang-undangan yang relevan dengan topik kajian. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan parenting berperan dalam meningkatkan pengetahuan, sikap, keterampilan orang tua dalam menerapkan pola asuh yang positif, responsif, dan bebas dari kekerasan. Selain itu, pendidikan parenting juga berperan penting dalam mencegah terjadinya kekerasan terhadap anak, meningkatkan keterlibatan orang tua dalam tumbuh kembang anak, serta mendukung kesejahteraan anak secara menyeluruh.
PENDIDIKAN PARENTING BAGI ORANG TUA DALAM MENCEGAH KEKERASAN PADA ANAK USIA DINI Prisko Yanuarius Djawaria Pare; Sisilia Sela; Maria Felinsia Mbipi; Marselina Susana Suba; Eleonora Susanti Menge; Kristina Risan Noo; Agustina Dhone; Fransiska Karolina Titu; Sesantris Elkana Nio
Mandailing Journal of Education and Sciences Vol. 1 No. 2 (2026): Vol. 1 No. 2, Juli 2026
Publisher : PT Mandailing Publisher Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66698/mjoes.v1i2.39

Abstract

Kekerasan terhadap anak usia dini masih menjadi permasalahan yang sering terjadi dalam lingkungan keluarga dan dapat memberikan dampak negatif terhadap perkembangan fisik, emosional, sosial, maupun kognitif anak. Salah satu faktor yang menyebabkan terjadinya kekerasan dalam pengasuhan adalah kurangnya pemahaman orang tua mengenai pola asuh yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan perkembangan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan pendidikan parenting bagi orang tua dalam mencegah kekerasan pada anak usia dini (AUD). Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan melibatkan orang tua, guru, dan kepala sekolah sebagai subjek penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum mengikuti program parenting, sebagian orang tua masih memiliki pemahaman yang terbatas mengenai bentuk-bentuk kekerasan terhadap anak, khususnya kekerasan verbal dan emosional. Orang tua juga cenderung menggunakan hukuman sebagai cara mendisiplinkan anak. Setelah mengikuti pendidikan parenting, terjadi peningkatan pemahaman mengenai pengasuhan positif, komunikasi yang efektif, pengelolaan emosi, serta penerapan disiplin tanpa kekerasan. Selain itu, ditemukan perubahan perilaku orang tua dalam mendidik anak, yaitu lebih mengutamakan pendekatan persuasif, memberikan teladan yang baik, serta menggunakan pujian dan penghargaan sebagai bentuk penguatan positif. Program parenting juga membantu orang tua menjadi lebih sabar dan mampu mengendalikan emosi ketika menghadapi perilaku anak yang menantang. Dengan demikian, pendidikan parenting terbukti berperan penting dalam meningkatkan kualitas pengasuhan dan mencegah terjadinya kekerasan terhadap anak usia dini sehingga tercipta lingkungan keluarga yang aman, nyaman, dan mendukung perkembangan anak secara optimal.
ANALISIS KOLABORASI ORANG TUA DAN SEKOLAH DALAM MENCIPTAKAN RUANG AMAN BAGI ANAK USIA DINI Prisko Yanuarius Djawaria Pare; Maria Felsita Eno Wou; Oliva Fareda Pandang; Maria Enjelina Kalana; Yasintha Lusi; Maria Hermina Bhebhe; Tekla Dua Ona; Maria Nadila Wea; Maria Yosefa Oje
Mandailing Journal of Education and Sciences Vol. 1 No. 2 (2026): Vol. 1 No. 2, Juli 2026
Publisher : PT Mandailing Publisher Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66698/mjoes.v1i2.43

Abstract

Penciptaan ruang aman bagi anak usia dini di satuan PAUD saat ini sering kali didelegasikan secara sepihak kepada sekolah, sementara keluarga hanya dianggap sebagai pihak penitip anak. Ketidakselarasan pola pengasuhan ini berisiko memicu kebingungan karakter dan menurunkan efektivitas perlindungan anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menyintesis bentuk kolaborasi antara orang tua dan pihak sekolah dalam menciptakan ruang aman yang multi-dimensi (fisik, psikologis, dan sosial) bagi anak usia dini. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode kajian literatur (literatur review). Data sekunder dikumpulkan secara sistematis melalui penelusuran digital pada basis data akademik, dengan kriteria inklusi jurnal ilmiah dan regulasi formal lima tahun terakhir yang dianalisis secara deskriptif-kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi yang terstruktur dan setara menjadi determinan utama dalam membangun jaring pengaman berlapis (multi-layered safety). Sinkronisasi nilai melalui komunikasi dua arah, program parenting, dan pelibatan orang tua terbukti berdampak signifikan dalam menurunkan kecemasan anak serta memaksimalkan deteksi dini kekerasan. Meskipun di lapangan terdapat hambatan berupa keterbatasan waktu dan ekspektasi sepihak, tantangan tersebut dapat diatasi melalui strategi rekonstruktif seperti formulasi Kontrak Kerja Sama Belajar, optimalisasi teknologi informasi untuk edukasi daring, dan program kunjungan rumah (home visit) secara humanis. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa sinergi yang kokoh antara rumah dan sekolah merupakan kebutuhan mutlak demi menjamin keselamatan, kesejahteraan (well-being), dan perlindungan hakiki anak pada fase usia emas.