Di era digital, lembaga pendidikan formal Sekolah Dasar (SD) khususnya pada lokasi pedesaan menghadapi tantangan dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat luas dan orang tua siswa, termasuk kegiatan pendidikan, pengembangan anak, dan prestasi siswa. Strategi yang efektif untuk mengatasi tantangan ini meliputi pembuatan website yang user-friendly, pemanfaatan media sosial, pelatihan pengelolaan media digital bagi guru dan staf, serta penggunaan platform penanda lokasi. Dalam Studi kasus pada SD Negeri 2 Permanu Malang ini menunjukkan bahwa lembaga masih memiliki gap dalam peningkatan dan pemanfaatan media informasi digital secara optimal, berupa keterbatasan pada penggunaan media sosial, absennya website resmi, dan kurang lengkapnya informasi lokasi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan diversifikasi dan efektivitas penggunaan media digital di lembaga pendidikan sekolah dasar, melalui kerja sama dalam pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh tim Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa website yang dibangun dan pelatihan pengelolaan media digital yang dilakukan dapat digunakan untuk memperluas jangkauan dan efisiensi komunikasi lembaga pendidikan dengan stakeholder-nya, sekaligus menunjukkan potensi IT dalam memajukan aspek manajemen dan promosi lembaga pendidikan di era digital.
Copyrights © 2025