PT.Bukit  Asam (persero)  Tbk.  merupakan  perusahaan  tambang  kelas dunia yang terintegrasi menjadi perusahaan energi yang berkelanjutan. Perusahaan menguasai  beberapa kuasa pertambangan dengan total sumber daya batu bara sebesar 7,29 milyar ton dan total cadangan batu bara yang dapat di tambang sebesar 1,99 milyar ton. Sehingga untuk meningkatkan produksi diperlukan alat penggali tambang seperti Bucket Wheel Excavator (BWE). Tujuan penelitian ini adalah menganalisa pengaruh  daya dukung tanah terhadap operasional  Bucket Wheel Excavator di PT.Bukit Asam (Persero) Tbk Tanjung Enim dengan metode ASTM S 1586-58 T. Daya dukung tanah yang diperoleh dari uji kuat tekan tanah, dari hasil uji Dynamic Penetration Test (DPT) dengan hasil  6 titik harus di kompaksi yaitu di titik 3 dengan qc=179.34 kpa di kedalaman 0.9 meter, titik 4 dengan qc=194.29 kpa di kedalaman 1.1meter, titik 5 dengan qc=194.29 kpa di kedalaman  0.8 meter,  titik  7  dengan  qc=194.29  di kedalaman  1meter,  titik  9 dengan qc=224.18 kpa di kedalaman 0.9 meter, dan titik 10 dengan qc=194.29 kpa di kedalaman 1.1meter. Setelah semua titik di kompaksi maka di uji lagi menggunakan alat Dutch Cone Penetrometer (DCP/sondir) dimana hasil  uji DCP di 6 titik yang dikompaksi menghasilkan nilai CBR > 6% sehingga ke 6 titik tersebut aman dan bisa di lalui Bucket Wheel Excavator
Copyrights © 2020