Value Engineering dapat diterapkan pada saat menyiapkan disain proyek jalan dan jembatan dalam rangka efisiensi berupa penghematan yang cukup besar dan peningkatan mutu disain.Tujuan penelitian ini adalah menganalisa praktik Value Engineering pada industri konstruksi khususnya bidang jalan dan jembatan, menganalisa pengetahuan pelaku jasa konstruksi dan faktor-faktor kunci sukses serta hambatan atau kendala yang sering ditemui terhadap praktik Value Engineering pada proyek jalan dan jembatan. Dalam melaksanakan penelitian penulis telah menyebarkan kuesioner kepada responden sebanyak 113 responden yang berkecimpung sebagai pelaku jasa konstruksi, baik sebagai pengguna jasa sebanyak 18 responden maupun sebagai penyedia jasa sebanyak 95 responden yang terdiri dari penyedia jasa konsultansi sebanyak 91 responden dan penyedia jasa pelaksana konstruksi sebanyak 4 responden. Data-data yang didapat dari penyebaran kuesioner dianalisa menggunakan Analisa deskriptif. Penerapan Value Engineering dilakukan pada proyek jalan dan jembatan yang akan diusulkan dan dapat juga dilakukan pada proyek yang sedang berjalan. Tingkat Pendidikan tenaga ahli dan pengalaman personil dari pelaku jasa konstruksi menjadi kunci sukses dalam penerapan Value Engineering. Â Kurangnya pengetahuan tentang Value Engineering dan tidak adanya dasar hukum serta belum adanya klausul/pasal tentang Value Engineering didalam SSUK, SSKK dan Spesifikasi Umum yang mengatur praktik pelaksanaan Value Engineering merupakan hambatan dalam pelaksanaan Value Engineering pada proyek jalan dan jembatan.
Copyrights © 2022