Proyek pembangunan gedung BSI Tower jakarta pusat, terutama pada pekerjaan pondasi bore pile tidak sesuai dengan jadwal yang direncanakan pada penjadwalan awal. Dimana pada jadwal awal rencana pekerjaan bore pile dimulai pada tanggal 26 Oktober 2023 dan berakhir di 14 januari 2024 dengan jumlah titik pekerjaan sebanyak 342 titik namun pada aktualnya pekerjaan bore pile selesai pada tanggal 26 Maret 2024 oleh karena itu penelitian ini menitik beratkan pada permasalahan-permasalahan yang menjadi faktor-faktor penyebab keterlambatan pekerjaannya. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik observasi, wawancara dan kuesioner. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah sebanyak 15 orang. Data yang terkumpul sebelumnya diolah terlebih dahulu kemudian di analisis dengan menggunakan metode FTA (Fault Tree Analysis) yang dapat digunakan untuk menganalisa suatu keterlambatan sebuah pekerjaan serta dapat mengetahui besic event dan top even dari penyebab keterlambatan pekerjaan. Dari data yang telah di dapat kemudian analisa MOCUS yang merupakan salah satuh metode dari aljabar boolean baik dari segi pendekatan top down dan bottom up pada metode FTA bahwa faktor kontraktrolah yang memiliki kombinasi basic event paling banyak yaitu sebanyak 16 kombinasi sedangakan faktor lingkungan hanya menghasilkan 9 kombinasi dengan tingkat nilai probabilitas yang berbeda-beda
Copyrights © 2025