Sedimentasi di wilayah hulu sungai dapat menurunkan efektivitas fungsi bendung. Penelitian ini bertujuan untuk memodelkan angkutan sedimen dasar di hulu Bendung Sekka-Sekka, Kabupaten Polewali Mandar, menggunakan perangkat lunak HEC-RAS versi 6.6.1. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif melalui simulasi numerik. Data diperoleh melalui survei lapangan, pengambilan sampel sedimen dasar, serta uji laboratorium berupa analisis saringan dan pengujian berat jenis. Data tersebut digunakan sebagai input pemodelan untuk mensimulasikan proses transportasi sedimen. Hasil simulasi menunjukkan bahwa titik RS 115.00 mengalami lonjakan kecepatan aliran dan tegangan geser pada awal Agustus 2024, yang menyebabkan peningkatan akumulasi sedimen secara signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa wilayah hulu memberi kontribusi besar terhadap sedimentasi di bendung. Pemodelan ini memberikan gambaran kondisi nyata transportasi sedimen dan menjadi dasar dalam merancang strategi pengendalian. Rekomendasi strategi pengelolaan meliputi pengerukan berkala dan pembangunan bangunan pengendali sedimen di hulu. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam pengelolaan daerah aliran sungai secara berkelanjutan untuk menjaga fungsi bendung dan mendukung sistem irigasi yang efisien di wilayah sekitarnya
Copyrights © 2025