Limbah plastik merupakan salah satu problem lingkungan paling besar di dunia, dengan volume yang selalu meningkat tiap tahun. Plastik yang tidak terurai dengan cepat telah mencemari tanah beserta air dan juga ekosistem, sehingga diperlukan berbagai solusi yang inovatif untuk mengurangi dampaknya. Sementara itu, industri konstruksi merupakan suatu sektor penting yang dengan konsumsi material yang tinggi pula, termasuk juga agregat alam yang semakin lama semakin terbatas akibat adanya eksploitasi sumber daya yang berlebihan. Pemanfaatan limbah plastik sebagai agregat beton menawarkan solusi ganda. Hal ini mengurangi pencemaran lingkungan secara signifikan sekaligus mengurangi eksploitasi sumber daya alam, Tujuan penelitian untuk mengevaluasi karakteristik mekanis beton. Metode yang digunakan metode eksperimen, mutu beton yang rencanakan adalah f’c 14,5 Mpa dengan Agregat sampah Plastik Sebanyak 0.5 % dan 1 % dari berat agregat kasar (Kerikil), umur perawat selama 3, 14 dan 28 Hari. Hasil dari penelitian untuk berat jenis, kuat tekan dan lentur Maksimum pada umur perawatan beton 28 hari untuk masing-masing berat jenis beton untuk berat jenisnya BN sebesar 2.36 Gram/cm3, BP1 sebesar 2.32 gram/cm3 dan BP2 sebesar 2.26 Gram/cm3, sedangkan untuk kuat tekan dan lentur beton untuk beton BN kuat tekan 14.66 Mpa Kuat Lentur 2.19 Mpa, BP1 Kuat Tekan 13.51 Mpa Kuat Lentur 1.72 Mpa dan BP2 Kuat Tekan 12.17 Mpa Kuat Lentur 1.42 Mpa. Meskipun kuat tekan dan kuat lenturnya menurun, penggunaan limbah plastik dalam jumlah kecil menunjukkan potensi sebagai alternatif bahan ramah lingkungan untuk aplikasi beton non-struktural
Copyrights © 2025