Sosis adalah produk makanan yang diperoleh dari campuran daging halus dengan tepung atau pati dengan atau tanpa penambahan bahan bumbu-bumbu dan bahan tambahan makanan lain. Saat ini kemajuan teknologi telah mengalami peningkatan dibidang analisis halal. Teknologi tersebut diaplikasikan untuk mempermudah pengujian bahan halal yang terkontaminasi bahan haram. Salah satu alat yang digunakan untuk detekai kehalalan makanan adalah PCR. Pada peneitian ini metode Multiplex PCR digunakan untuk mengidentifikasi cemaran DNA babi pada 5 produk sosis sapi yang beredar di wilayah Kabupaten Pandeglang. DNA genom babi, Sapi dan sampel sosis sapi diisolasi dengan DNA extraction Kit Quick Protocol. DNA diamplifikasi pada daerah spesifik DNA mitokondria sitokrom b dengan menggunakan primer spesifik DNA babi dan primer spesifik DNA sapi dengan jumlah siklus sebanyak 35 siklus. Hasil amplifikasi menggunakan primer spesifik DNA sapi dan primer spesifik DNA babi menunjukan bahwa 4 sampel teramplifikasi positif mengandung DNA Sapi dan 1 sampel sosis sapi terampilifikasi positif DNA Babi, Dengan demikian, dari 5 sampel sosis yang diperiksa, ada 1 sampel sosis sapi teramplifikasi positif mengandung DNA babi.
Copyrights © 2022