Makna dalam karya sastra tidak hanya dibangun melalui struktur naratif, tetapi juga melalui relasi kontekstual yang membentuk pengalaman pembaca terhadap teks. Meskipun kajian semantik sastra telah berkembang, analisis mengenai keterkaitan berbagai jenis makna kontekstual dalam membangun ideologi naratif masih relatif terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis makna kontekstual dalam cerpen Istri Sempurna karya Aveus Har melalui pendekatan semantik. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan analisis terhadap satuan-satuan lingual yang merepresentasikan makna konotatif, afektif, kolokatif, stilistika, dan reflektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelima jenis makna tersebut membentuk jaringan makna yang saling berkaitan dalam merepresentasikan relasi kuasa, kondisi psikologis tokoh, serta ambiguitas makna yang tersembunyi di balik konsep "kesempurnaan". Pilihan bahasa menghadirkan ironi, keterasingan emosional, ketergantungan, dan kerentanan material sebagai kritik terhadap konstruksi sosial mengenai peran perempuan. Temuan ini menunjukkan bahwa makna kontekstual tidak hanya menjaga kepaduan semantik teks, tetapi juga berfungsi sebagai strategi diskursif untuk membangun kritik sosial dan memperkaya interpretasi sastra kontemporer.
Copyrights © 2026