Perkembangan media sosial menjadikan platform digital sebagai ruang partisipatif bagi masyarakat dalam merespons kebijakan publik. Salah satu fenomena yang muncul adalah beragam kritik netizen terhadap program Makan Bergizi Gratis pada kolom komentar Instagram Badan Gizi Nasional Republik Indonesia. Namun, kritik tersebut belum terpetakan secara sistematis berdasarkan kategori isi yang jelas. Penelitian ini bertujuan menganalisis isi komentar netizen untuk mengidentifikasi pola kritik dan kecenderungan respons publik terhadap program tersebut. Penelitian ini menggunakan metode analisis isi deskriptif terhadap komentar pada unggahan akun Instagram resmi Badan Gizi Nasional RI tanggal 25 Februari 2026. Data diperoleh melalui teknik observasi dan dokumentasi dengan sampel sebanyak 100 komentar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komentar netizen didominasi oleh kritik yang meliputi penolakan terhadap program, ketidakpercayaan publik terhadap pemerintah, kritik terhadap kebijakan dan anggaran program, serta sindiran terhadap pelaksanaan program. Temuan ini menunjukkan bahwa kolom komentar media sosial dapat menjadi indikator persepsi publik terhadap kebijakan pemerintah sekaligus merepresentasikan dinamika opini publik di ruang digital. Penelitian ini menegaskan pentingnya media sosial sebagai sarana evaluasi komunikasi publik dan transparansi kebijakan pemerintah. Secara akademis, penelitian menunjukkan media sosial di era digital menjadi ruang publik baru bagi masyarakat berinteraksi, berdiskusi dan beropini.Perkembangan media sosial menjadikan platform digital sebagai ruang partisipatif bagi masyarakat dalam merespons kebijakan publik. Salah satu fenomena yang muncul adalah beragam kritik netizen terhadap program Makan Bergizi Gratis pada kolom komentar Instagram Badan Gizi Nasional Republik Indonesia. Namun, kritik tersebut belum terpetakan secara sistematis berdasarkan kategori isi yang jelas. Penelitian ini bertujuan menganalisis isi komentar netizen untuk mengidentifikasi pola kritik dan kecenderungan respons publik terhadap program tersebut. Penelitian ini menggunakan metode analisis isi deskriptif terhadap komentar pada unggahan akun Instagram resmi Badan Gizi Nasional RI tanggal 25 Februari 2026. Data diperoleh melalui teknik observasi dan dokumentasi dengan sampel sebanyak 100 komentar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komentar netizen didominasi oleh kritik yang meliputi penolakan terhadap program, ketidakpercayaan publik terhadap pemerintah, kritik terhadap kebijakan dan anggaran program, serta sindiran terhadap pelaksanaan program. Temuan ini menunjukkan bahwa kolom komentar media sosial dapat menjadi indikator persepsi publik terhadap kebijakan pemerintah sekaligus merepresentasikan dinamika opini publik di ruang digital. Penelitian ini menegaskan pentingnya media sosial sebagai sarana evaluasi komunikasi publik dan transparansi kebijakan pemerintah. Secara akademis, penelitian menunjukkan media sosial di era digital menjadi ruang publik baru bagi masyarakat berinteraksi, berdiskusi dan beropini.
Copyrights © 2026