Penyakit kardiovaskular masih menjadi penyebab utama kematian di dunia. Salah satu strategi pencegahan yang dapat dilakukan adalah melalui konsumsi pangan fungsional yang kaya senyawa antioksidan. Daun salam (Syzygium polyanthum) merupakan tanaman herbal yang banyak digunakan sebagai bumbu masak dan diketahui mengandung senyawa bioaktif seperti flavonoid, tanin, alkaloid, dan polifenol yang berpotensi sebagai antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji aktivitas antioksidan daun salam serta pemanfaatannya dalam pembuatan cookies sebagai camilan kesehatan jantung. Metode penelitian menggunakan pendekatan eksperimental dengan penambahan bubuk daun salam pada formulasi cookies. Hasil kajian menunjukkan bahwa daun salam memiliki aktivitas antioksidan yang dapat membantu menurunkan stres oksidatif yang berperan dalam perkembangan penyakit jantung. Penambahan bubuk daun salam pada cookies meningkatkan kandungan senyawa fenolik dan kapasitas antioksidan produk tanpa menurunkan tingkat penerimaan konsumen secara signifikan. Cookies daun salam berpotensi dikembangkan sebagai pangan fungsional yang mendukung kesehatan jantung.
Copyrights © 2026