Penelitian Ini Bertujuan Untuk Mengkaji Implementasi Pendekatan Pedagogi Kritis Mahasiswa Dalam Proses Pembelajaran Di Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Mahakarya Aceh Sebagai Bagian Dari Penguatan Kompetensi Berpikir Kritis. Berakar Pada Paradigma Pendidikan Paulo Freire Sebagai Praktik Pembebasan, Penelitian Ini Mengeksplorasi Peran Dosen Sebagai Fasilitator Kesadaran Kritis, Respons Mahasiswa Terhadap Ruang Dialogis Terbuka, Dan Tantangan Struktural Dalam Implementas Critical Pedagogy.Dengan Menggunakan Pendekatan Kualitatif Dengan Desain Studi Kasus, Data Dikumpulkan Melalui, Observasi Partisipatif Dan Evaluasi, Dan Dokumentasi Yang Melibatkan Dosen, Mahasiswa, Dan Civitas Akademika Di Lingkungan Fakultas Ilmu Pendidikan.Hasil Temuan Penelitian Menunjukkan Bahwa Strategi Pembelajaran Seperti Diskusi Kritis, Proyek Berbasis Masalah (Based Project), Materi Kontekstual, Dan Jurnal Reflektif Secara Efektif Mendorong Keterlibatan Kognitif Dan Sosial Mahasiswa. Dosen Pendidikan Kewarganegaraan Mengintegrasikan Materi Pembelajaran Dengan Isu-Isu Terupdate Untuk Membuka Ruang Diskusi Public Serta Mendorong Mahasiswa Untuk Berpikir Kritis Dan Menemukan Suatu Masalah Dan Menjadi Tantangan Untuk Diselesaikan. Para Mahasiswa Memberikan Respons Positif, Menunjukkan Peningkatan Kepercayaan Diri Dalam Menyampaikan Pendapat Dan Peningkatan Kesadaran Berwarganegara.
Copyrights © 2026