Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kategori istilah medis serta menganalisis teknik penerjemahan yang digunakan dalam artikel BBC News Health berjudul “Ebola-hit DR Congo Faces ‘Catastrophic Collision’ of Disease and Conflict, WHO Warns”. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi dokumen terhadap teks sumber dan teks terjemahannya. Data dianalisis secara deskriptif berdasarkan teori penerjemahan Peter Newmark, klasifikasi istilah medis dari National Library of Medicine, serta teori teknik penerjemahan Molina dan Albir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 32 istilah medis yang terbagi ke dalam empat kategori, yaitu symptoms and conditions sebanyak 7 data (21,88%), disease sebanyak 3 data (9,38%), treatment and medication sebanyak 7 data (21,88%), dan staff and facilities sebanyak 15 data (46,88%). Analisis teknik penerjemahan menemukan lima teknik yang digunakan, yaitu teknik peminjaman sebanyak 3 data (9,38%), amplifikasi sebanyak 1 data (3,13%), padanan lazim sebanyak 10 data (31,25%), harfiah sebanyak 4 data (12,50%), dan transposisi sebanyak 14 data (43,75%). Teknik transposisi merupakan teknik yang paling dominan digunakan dalam penerjemahan istilah medis. Temuan ini menunjukkan bahwa penerjemahan istilah medis dalam artikel tersebut banyak dipengaruhi oleh perbedaan struktur gramatikal antara bahasa sumber dan bahasa sasaran, sehingga diperlukan penyesuaian bentuk linguistik untuk mempertahankan keakuratan makna dan keterterimaan terjemahan. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan kajian penerjemahan medis dengan memberikan gambaran mengenai kecenderungan penggunaan teknik penerjemahan dalam teks kesehatan populer.
Copyrights © 2026