Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh cita rasa dan perceived value terhadap minat beli ulang kopi pada Coffee Shop Kantong Toba. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif. Populasi penelitian adalah seluruh konsumen Coffee Shop Kantong Toba, sedangkan sampel penelitian berjumlah 70 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cita rasa berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli ulang. Perceived value juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli ulang. Secara simultan, cita rasa dan perceived value memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli ulang konsumen. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa semakin baik cita rasa kopi dan semakin tinggi nilai yang dirasakan konsumen, maka semakin tinggi pula keinginan konsumen untuk melakukan pembelian ulang di Coffee Shop Kantong Toba. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa pengelola coffee shop perlu mempertahankan konsistensi cita rasa serta meningkatkan nilai yang dirasakan pelanggan agar mampu menciptakan loyalitas dan meningkatkan keberlanjutan usaha.
Copyrights © 2026