UMKM di Sulawesi Selatan (Sulsel) mencapai sekitar 1,2 juta unit, namun hanya sekitar 10% yang sudah memanfaatkan teknologi digital. Plutsulsel, sebuah kelompok usaha yang telah beroperasi sejak 2016, berperan dalam mendukung manajemen dan kreativitas UMKM di berbagai desa. Meskipun demikian, tantangan utama yang dihadapi adalah masalah keuangan dan legalitas usaha. Oleh karena itu, diperlukan solusi berbasis teknologi, seperti kecerdasan buatan (AI), untuk membantu UMKM dalam pengelolaan keuangan dan memperkuat aspek legalitas mereka. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah mengembangkan Sistem Informasi Keuangan Sederhana berbasis web dengan integrasi AI, yang akan membantu UMKM Plutsulsel dalam pencatatan keuangan, pembuatan laporan neraca, serta laporan laba rugi. Selain itu, program ini juga bertujuan untuk memberikan pelatihan terkait legalitas usaha, sehingga UMKM dapat memperluas akses pasar mereka. Pendampingan akan dilakukan melalui metode seperti coaching, pelatihan, studi kasus, dan konsultasi untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi UMKM. Aplikasi Keuangan Sederhana berbasis AI ini diharapkan akan meningkatkan manajemen keuangan UMKM, sehingga memudahkan akses mereka ke lembaga perbankan. Program ini juga akan memberikan pelatihan legalitas usaha untuk memperkuat akses ke pasar yang lebih luas, serta memberikan pengalaman bagi dosen dan mahasiswa dalam mendukung program Kampus Merdeka.
Copyrights © 2025