JURNAL SIPISSANGNGI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Vol 5, No 2 (2025): Sipissangngi Volume 5, Nomor 2, Juni 2025

PENINGKATAN KUALITAS PUPUK ORGANIK CAIR DENGAN PROSES FERMENTASI ANAEROBIK LIMBAH PETERNAKAN SAPI UNTUK PENINGKATAN INCOME MASYARAKAT DI DESA BATUBELAH KABUPATEN KAMPAR PROPINSI RIAU

Adrianto Ahmad (Universitas Riau)
Sri Rezeki Muria (Universitas Riau)
Bahruddin Bahruddin (Universitas Riau)
Lita Darmayanti (Universitas Riau)
Khairat Khairat (Universitas Riau)
Sri Helianty (Universitas Riau)



Article Info

Publish Date
25 Jun 2025

Abstract

Pengabdian tahun 2024 ini merupakan kelanjutan dari pengabdian tahun 2022 dan 2023 dengan menggunakan Bioreaktor anaerobik yang telah dibangun sebanyak 5 unit di Desa Batubelah Kabupaten Kampar dengan kapasitas 1500 L yang dioperasikan secara kontiniu. Luaran kegiatan ini telah didapatkan Hak Paten Pembangkit Biogas dengan No. IDP000048383 dan Hak Cipta Buku Teknologi Tepat Guna No. C00201700259 dan telah berhasil membentuk kelompok peternak sapi di Desa Batubelah Kabupaten Kampar yang bertujuan untuk peningkatan pemanfaatan cairan keluaran dari Bioreaktor anaerobik sebagai pupuk organik cair. Hasil pengujian menjadi dasar pertimbangan untuk pengembangan pupuk organik cair pada pengabdian selanjutnya sebagai Program Peningkatan kualitas Pupuk organik Cair berasal dari Proses Fermentasi Anaerobik. Oleh karena itu, sangat penting dikembangkan pada desa-desa yang ada di Indonesia terutama pada Desa Batubelah Kabupaten Kampar Propinsi Riau berupa tindakan nyata dalam bentuk Kegiatan Pengabdian Fakultas Teknik Universitas Riau. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa peningkatan kualitas pupuk organik cair dapat dilakukan dengan mengoptimalkan pengoperasian tangki bioreaktor anaerobik terutama pada laju alir umpan yang stabil setiap hari sebesar 10 % dari volume total bioreaktor anaerobik sehingga diperoleh jumlah produksi pupuk organik cair yang konstan setiap hari secara kontiniu sehingga komposisi Nitrogen, Fospor dan Kalium dalam pupuk organik cair yang diproduksi mempunyai kualitas yang stabil dan prima. Hasil pengujian menunjukkan bahwa kandungan Nitrogen sebesar 174,7 mg/L, Fospor sebesar 0,04 mg/L dan Kalium kecil dari 0,03 mg/L. Potensi pupuk organik cair yang berasal dari pemanfaatan limbah peternakan sapi yang diproses secara fermentasi anaerobik sangat menjanjikan untuk dikembangkan di pedesaan baik sebagai pupuk tanaman maupun pupuk di perkebunan. Cairan fermentasi anaerobik mengandung unsur karbon, nitrogen dan Fospor. Cairan fermentasi anaerobik tersebut dapat digunakan sebagai pengganti pupuk anorganik.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

sipissangngi

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Humanities Computer Science & IT Public Health Other

Description

SIPISSANGNGI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat merupakan jurnal yang dikelola oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Al Asyariah Mandar. Fokus penerbitan adalah publikasi kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh sivitas akademik dengan topik terkait pada ...