Program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Desa Tancung, Kecamatan Tanasitolo, Kabupaten Wajo dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir Danau Tempe melalui pemberdayaan kewirausahaan ibu rumah tangga. Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah rendahnya nilai jual ikan patin yang sering dianggap hama serta keterbatasan pengetahuan dan keterampilan kelompok perempuan dalam mengolah hasil tangkapan menjadi produk bernilai tambah. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan pelatihan, pendampingan, dan penerapan teknologi tepat guna dalam pengolahan abon ikan patin serta pemanfaatan limbah tulang menjadi tepung. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kualitas abon ikan, baik dari aspek rasa, aroma, tekstur, maupun daya simpan. Pemanfaatan limbah menjadi tepung tulang juga memberikan peluang diversifikasi produk sekaligus mengurangi pencemaran lingkungan. Selain itu, pelatihan manajemen usaha membantu kelompok mitra memahami pembagian kerja, pencatatan keuangan sederhana, dan strategi pemasaran. Dampak kegiatan tidak hanya meningkatkan keterampilan dan pendapatan keluarga nelayan, tetapi juga memperkuat peran perempuan dalam pembangunan ekonomi desa. Dengan demikian, pemberdayaan berbasis potensi lokal melalui inovasi teknologi dan pendampingan intensif terbukti efektif dalam mendukung kemandirian ekonomi dan keberlanjutan usaha masyarakat pesisir.
Copyrights © 2026