Bawang merah merupakan salah satu komoditi hortikultura bernilai ekonomi tinggi yang banyak dibudidayakan oleh petani di Kabupaten Enrekang dan didistribusikan ke berbagai daerah seperti Kab. Polewali Mandar yang dipasrkan ke Pasar Tradisional Wonomulyo. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mekanisme penetapan harga jual bawang merah serta faktor-faktor yang memengaruhi harga di Pasar Tradisional Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik purposive sampling, melibatkan 15 pedagang sebagai responden. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pedagang menetapkan harga menggunakan metode Cost Plus Pricing, yaitu dengan menjumlahkan biaya operasional dan margin keuntungan. Rata-rata biaya total sebesar Rp33.433/kg, sedangkan harga jual rata-rata Rp37.266/kg, dengan margin keuntungan Rp3.833/kg atau sekitar 11,47%. Selain perhitungan biaya, harga jual juga dipengaruhi oleh kualitas bawang merah, tingkat permintaan pasar, dan ketersediaan pasokan dari daerah produsen. Keywords : Penetapan Harga, Bawang Merah, Pasar Tradisional, Cost Plus Pricing, Fluktuasi Harga
Copyrights © 2026