Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan usaha industri rumah tangga yang memproduksi keripik pisang dan keripik singkong dengan merek "Aminah Semoga Laris" di Desa Bunga-Bunga, Kecamatan Matakali, Kabupaten Polewali Mandar. Sektor pertanian, khususnya subsektor hortikultura, memiliki peran penting dalam perekonomian Indonesia, dan industri rumah tangga memiliki potensi signifikan dalam meningkatkan nilai tambah produk pertanian serta menciptakan lapangan kerja. Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) seperti industri keripik ini berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional.Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha keripik pisang dan singkong "Aminah Semoga Laris" menghasilkan pendapatan yang cukup signifikan bagi pemiliknya. Rata-rata Pendapatan per-produksi yang diperoleh dari penjualan keripik singkong adalah sebesar Rp. 463.000,00 sedangkan dari penjualan keripik pisang adalah sebesar Rp. 495.500,00. Analisis kelayakan usaha berdasarkan R/C Ratio menunjukkan bahwa usaha ini layak untuk dijalankan dan dikembangkan. Nilai R/C Ratio untuk keripik singkong adalah 0,14,. Sementara itu, nilai R/C Ratio untuk keripik pisang adalah 0,15, menunjukkan bahwa usaha keripik pisang lebih menguntungkan dibandingkan keripik singkong
Copyrights © 2025