Kepuasan kerja menjadi salah satu aspek penting dalam menjaga motivasi dan keberlangsungan kinerja karyawan, terutama di sektor ritel seperti Alfamart yang menuntut pelayanan cepat dan kerja sistem shift. Dalam situasi kerja yang dinamis, lingkungan kerja dan beban kerja menjadi faktor yang diyakini dapat memengaruhi tingkat kepuasan karyawan dalam bekerja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi bagaimana lingkungan kerja dan beban kerja memengaruhi kepuasan karyawan Alfamart di Kecamatan Binuang dan Polewali. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif. Populasi penelitian adalah seluruh karyawan Alfamart yang berjumlah 33 orang, dengan teknik pengambilan sampel total sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner, Analisis data dilakukan dengan uji korelasi Spearman yang dibantu oleh program SPSS. Hasilnya menunjukkan bahwa variabel lingkungan kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan pada kepuasan kerja karyawan, dengan koefisien korelasi ρ = 0,465 dan signifikansi p = 0,006, yang menunjukkan kekuatan hubungan sedang. Sama seperti variabel sebelumnya, beban kerja juga menunjukkan pengaruh positif dan signifikan pada kepuasan kerja, dengan nilai koefisien korelasi ρ = 0,345 dan signifikansi p = 0,049, yang menunjukkan kekuatan hubungan lemah namun tetap bermakna secara statistik. Dengan demikian, Meskipun keduanya berpengaruh, lingkungan kerja lebih dominan daripada beban kerja dalam memengaruhi kepuasan kerja karyawan
Copyrights © 2026