Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

RESPONSIVITAS PELAYANAN PEMADAM KEBAKARAN PADA DINAS SATUAN POLISI PAMONG PRAJA DAN PEMADAM KEBAKARAN KABUPATEN MAMASA Adrianus K; Muhammad Massyat; Aco Dahrul Saharuddin
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 2, No 2 (2020): Peqguruang, Volume 2, No.2, Nopember 2020
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (279.552 KB) | DOI: 10.35329/jp.v2i2.1244

Abstract

Di Indonesia saat ini, pelayanan publik masih kerap dijumpai beragam permasalahan yang terus menerus terjadi sejak zaman dulu, misalnya tidak ada kejelasan prosedur pelayanan di suatu instansi pemerintah, standar pelayanan minimal yang belum diterapkan, proses pelayanan yang berbelit-belit, dan masih banyak dari pegawai yang cenderung tidak menitik beratkan tupoksinya sebagai pemberi layanan publik sehingga masyarakat penerima layanan yang ingin mendapatkan informasi diabaikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mendeskripsikan responsivitas pelayanan pemadam kebakaran pada Dinas Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Mamasa Jenis penelitian ini ialah deskriftif kualitatif. Teknik analisis data dengan metode kualitatif adalah dengan mengambarkan data dengan menarasikan sehingah mudah di baca dan di fahami. Teknik pengumpulan data dilakukan melelui hasil wawancara, hasil observasi terhadap objek penelitian. Landasan teori yang digunakan adalah  teori zeithaml DKK.
Gambaran Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja di SMPN 3 Mamasa Nurul Awainah; Aco Dahrul Saharuddin; Yelvita Yelvita
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 7, No 2 (2025): Peqguruang, Volume 7 Nomor 2 November 2025
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v7i2.6681

Abstract

Data UNICEF menunjukkan tren peningkatan kematian remaja akibat HIV/AIDS, dari 71.000 jiwa pada tahun 2005 menjadi 110.000 jiwa pada tahun 2012. Sementara itu, laporan BKKBN (2013) menyebutkan bahwa sekitar 4,38% remaja berusia 10–19 tahun telah melakukan aktivitas seksual pranikah.Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriftif kualitatif, (1) Remaja di SMPN 3 Mamasa masih kurang mengetahui PKPR dan manfaatnya. Kesadaran untuk memanfaatkan layanan kesehatan dini rendah, karena mereka umumnya hanya datang saat sakit. Meski menyadari pentingnya layanan kesehatan remaja, terutama terkait reproduksi, mental, dan tekanan sosial, hambatan seperti rasa malu, takut dihakimi, dan kebutuhan akan kenyamanan masih menjadi kendala. (2) Lingkungan sosial sangat berpengaruh terhadap akses remaja pada layanan PKPR. Dukungan keluarga masih minim, norma budaya membuat isu reproduksi dianggap tabu, sementara teman sebaya justru menjadi pendorong utama. Sekolah yang seharusnya berperan strategis juga belum optimal dalam memberikan edukasi kesehatan remaja secara berkelanjutan. (3) Dari sisi pelayanan, PKPR belum rutin berjalan di desa dan hanya tersedia di Puskesmas induk tanpa jadwal tetap atau pos khusus. Ruang konsultasi yang aman masih kurang, sehingga remaja merasa tidak nyaman. Selain itu, tidak semua tenaga kesehatan terlatih dalam pendekatan psikologis remaja
AKUNTABILITAS PELAYANAN IZIN MENDIRIKAN BANGUNAN (IMB) DI DINAS PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN TERPADU SATU PINTU (STUDI KASUS DI KECAMATAN MAMASA) Ardeny Arruan Langi; Aco Dahrul Saharuddin; Muhammad Syaeba
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 5, No 1 (2023): Vol 5, No 1 (2023): Peqguruang, Volume 5, No.1, Mei 2023
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v5i1.2993

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriftif yang bertujuan untuk mengetahui Akuntabilitas Pelayanan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) di Kecamatan Mamasa. Sumber data dalam penelitian ini adalah informan yang berjumlah 22 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan cara mengopservasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisa yang di gunakan adalah analisa data kualitatif yang merupakan uraian serta menginterpretasikan data yang di peroleh di lapangan dari informan yang ada. Hasil analisis menunjukkan bahwa akuntabilitas penyelenggaraan pelayanan IMB di Kabupaten Mamasa yang dilakukan oleh DPMPTSP dan Dinas PU (Bidang Tata Ruang) sepenuhnya belum akuntabel dalam memberikan pelayanan. Hal ini berdasarkan bahwa Acuan pelayanan belum berorientasi sepenuhnya kepada pengguna jasa. Hal ini, dilihat dari lamanya waktu penyelesaian Izin Mendirikan Bangunan (IMB) yang masih ada pengguna jasa mengalami keterlambatan yang tidak sesuai standar waktu yang di tetapkan. Namun disisi lain dari hasil wawancara banyak kemudahan yang di dapatkan oleh para pengguna jasa, dan prioritas utama sudah sangat baik dimana semua kepentingan dan kebutuhan di perhatikan dengan sangat baik oleh para petugas dan juga dari segi kejelasan biaya pemohon hanya membayar retribusi yang sudah ditetapkan oleh Perda. masyarakat pengguna jasa berpendapat bahwa pemenuhan kepentingan pengguna jasa setidaknya telah mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan tahun –tahun sebelumnya
EVALUASI PELAKSANAAN PROGRAM KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA DI PUSKESMAS ANREAPI KABUPATEN POLEWALI MANDAR Emi Sukandari; Maarifah Dahlan; Aco Dahrul Saharuddin
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 7, No 2 (2025): Peqguruang, Volume 7 Nomor 2 November 2025
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v7i2.6626

Abstract

Program Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) di Puskesmas Anreapi, Kabupaten Polewali Mandar, memiliki peran penting dalam melindungi tenaga kesehatan dan pekerja informal dari risiko kerja seperti paparan pestisida, cedera fisik, dan gangguan ergonomis. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas penerapan program K3 sebagai upaya meningkatkan keselamatan kerja dan mutu pelayanan.Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan program K3 berjalan pada kategori cukup baik. Kebijakan internal telah tersedia, namun implementasinya belum konsisten. Sarana dan prasarana K3 sebagian sudah ada tetapi belum sepenuhnya sesuai standar. Pelatihan K3 bagi tenaga kesehatan masih terbatas, pemeriksaan kesehatan berkala belum merata, audit internal jarang dilakukan, dan dukungan lintas sektor masih minim.Kesimpulan penelitian menegaskan perlunya penguatan kebijakan internal, kelengkapan sarana, peningkatan pelatihan berkelanjutan, pemeriksaan kesehatan rutin, serta kerja sama lintas sektor. Perbaikan ini diharapkan dapat meningkatkan keselamatan tenaga kesehatan, mutu pelayanan, dan perlindungan bagi pekerja informal secara berkelanjutan. 
PROFESIONALISME KEPALA DESA SEBAGAI APARATUR SIPIL NEGARA (ASN) DALAM PENINGKATAN PEMERINTAH DESA DI DESA TAAN Fitriani Fitriani; Aco Dahrul Saharuddin; Masyhadiah Masyhadiah
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 3, No 2 (2021): Peqguruang, Volume 3, No.2, Nopember 2021
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v3i2.2209

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana Aparatur sipil Negara sebagai Kepala Desa dalam meningkatkan kinerja pelayanan di kantor Desa Taan dapat memperlihatkan sikap yang professional dengan tidak membeda-bedakan pengguna jasa dalam hal ini tidak menggunakan sistim keluarga, apa kendala dan upaya dalam Propesionalitas aparatur sipil Negara dalam meningkatkan kinerja pelayanan terhadap masyarakat dikantor Desa Taan. Skripsi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan penelitian yamg dilakukan dapat diperoleh hasil dan kesimpulan sebagai berikut, Pertama: Dapat disimpulkan bahwa propesional aparat Desa terhadap pelayanan masyarakat desa Taan memang belum propesional karena dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai pelayanan masyarakat publik, harus mementingkan kepengtingan masyarakat dari pada urusan pribadinya.
HUBUNGAN ANTARA BEBAN KERJA DAN KELELAHAN KERJA DENGAN KELELAHAN GURU SMP NEGERI 2 POLEWALI Nurul Awainah; Aco Dahrul Saharuddin; Dewi Sartika
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 8, No 1 (2026): Peqguruang, Volume 8 Nomor 1 Mei 2026
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v8i1.6317

Abstract

Kelelahan kerja di kalangan guru merupakan permasalahan penting yang dapat mengganggu kualitas pembelajaran serta kesejahteraan tenaga pendidik. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi hubungan antara beban kerja dengan tingkat kelelahan kerja pada guru di SMP Negeri 2 Polewali. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional, serta analisis data dilakukan melalui uji statistik Pearson. Hasil analisis menunjukkan korelasi yang sangat kuat dan signifikan antara beban kerja dan kelelahan kerja (r = 0,878; p = 0,000). Beban kerja yang tinggi, meliputi kegiatan mengajar, tugas administratif, dan tanggung jawab tambahan lainnya, berdampak langsung terhadap munculnya kelelahan fisik, emosional, dan mental. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan perlunya manajemen kerja yang lebih adil dan dukungan yang memadai dari pihak sekolah, agar guru dapat melaksanakan tugas dengan optimal tanpa mengorbankan kondisi fisik maupun psikologis mereka.Selain itu, penelitian ini juga merekomendasikan pentingnya pelatihan pengelolaan stres, peningkatan efisiensi kerja berbasis teknologi, serta pemberian apresiasi sebagai bentuk penguatan kesejahteraan emosional. Hasil studi ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi pengambil kebijakan di bidang pendidikan dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan berkelanjutan bagi para guru.
EFEKTIVITAS PENYULUHAN TENTANG PENYAKIT DIARE TERHADAP PENGETAHUAN SISWA DI SEKOLAH DASAR NEGERI 006 RANTEBULAHAN Muhammad Anwar; Aco dahrul Saharuddin; Indra Aprilia Dewi
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 7, No 1 (2025): Peqguruang, Volume 7 Nomor 1 Mei 2025
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v7i1.5531

Abstract

Diare adalah salah satu penyakit menular yang angka kematiannya relatif tinggi. Penyakit diare merupakan penyakit utama pada bayi dan anak di Indonesia. Penyakit ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk infeksi bakteri, virus, parasit, alergi makanan, intoleransi makanan, atau efek samping obat-obatan. Gejala diare dapat bervariasi dari ringan hingga berat dan dapat disertai dengan gejala lain seperti nyeri perut, demam, mual, dan muntah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Efektivitas Penyuluhan Tentang Penyakit Diare Terhadap Pengetahuan dan sikap Siswa Di Sekolah Dasar Negeri 006 Rantebulahan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan model pretest posttest. Pretest posttest adalah penelitian yang dilakukan sebanyak dua kali yaitu sebelum eksperimen (pretest) dan sesudah eksperimen (posttest) dengan satu kelompok subjek. Berdasarkan hasil uji T yg dilakukan didapatkan bahwa ada perbedaan Pengetahuan ke arah yang lebih baik antara Sikap Siswa sebelum dan sesudah penyuluhan dengan nilai p value =0,007 >  0,05 dan Berdasarkan hasil uji T yg dilakukan didapatkan bahwa ada perbedaan Sikap ke arah yang lebih baik antara Sikap Siswa sebelum dan sesudah penyuluhan dengan nilai p value =0,001 >  0,05 Kata kunci Efektivitas, Diare, Pengetahuan Siswa
GAMBARAN BEBAN KERJA TERHADAP KELELAHAN KERJA PADA GURU SDN 009 TAPUA DIDESA BA'BA TAPUA KECAMATAN MATANGNGA Sri Nengsih; Aco Dahrul Saharuddin; Nur Asifah
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 6, No 2 (2024): Peqguruang
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v6i2.5751

Abstract

Kelelahan merupakan masalah umum dalam dunia kerja. Salah satunya adalah profesi yang melibatkan jasa manusia, seperti guru. Adapun dampak kelelahan pada guru SDN 009 Tapua di Desa Ba’ba Tapua diantaranya beberapa guru mengalami kelelahan kerja yang akibatkan oleh faktor umur dengan adanya tuntutan pekerjaan dengan perubahan kurikulum. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gambaran beban kerja terhadap kelelahan kerja pada guru SDN 009 Tapua di Desa Ba’ba Tapua Kec. MatangngaJenis penelitian adalah deskriptif kualitatif. Pengumpulan datanya dilakukan dengan wawancara, obsevasi dan dokumentasi. Informan kunci dalam penelitian ini adalah kepala sekolah SDN 009 Tapua. Sedangkan informan biasa terdiri dari 6 guru.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat kelelahan kerja pada Guru SDN 009 Tapua yang disebabkan oleh umur karena perubahan kurikulum berubah dari tahun ke tahun, tidak terdapat kelelahan kerja pada Guru SDN 009 Tapua yang disebabkan oleh jenis kelamin, dan terdapat kelelahan kerja pada Guru SDN 009 Tapua yang di sebabkan oleh beban kerja fisik dan mental.Saran agar lebih melakukan istirahat yang cukup, membiasakan diri melakukan peregangan otot disela-sela pekerjaan, mengatur waktu mereka secara efektif dalam menyelesaikan pekerjaannya
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUASAN KERJA KARYAWAN ALFAMART DI KECAMATAN BINUANG DAN KECAMATAN POLEWALI Nuraisya Nuraisya; Aco Dahrul Saharuddin; Asri Asri
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 8, No 1 (2026): Peqguruang, Volume 8 Nomor 1 Mei 2026
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v8i1.6672

Abstract

Kepuasan kerja menjadi salah satu aspek penting dalam menjaga motivasi dan keberlangsungan kinerja karyawan, terutama di sektor ritel seperti Alfamart yang menuntut pelayanan cepat dan kerja sistem shift. Dalam situasi kerja yang dinamis, lingkungan kerja dan beban kerja menjadi faktor yang diyakini dapat memengaruhi tingkat kepuasan karyawan dalam bekerja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi bagaimana lingkungan kerja dan beban kerja memengaruhi kepuasan karyawan Alfamart di Kecamatan Binuang dan Polewali. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif. Populasi penelitian adalah seluruh karyawan Alfamart yang berjumlah 33 orang, dengan teknik pengambilan sampel total sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner, Analisis data dilakukan dengan uji korelasi Spearman yang dibantu oleh program SPSS. Hasilnya menunjukkan bahwa variabel lingkungan kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan pada kepuasan kerja karyawan, dengan koefisien korelasi ρ = 0,465 dan signifikansi p = 0,006, yang menunjukkan kekuatan hubungan sedang. Sama seperti variabel sebelumnya, beban kerja juga menunjukkan pengaruh positif dan signifikan pada kepuasan kerja, dengan nilai koefisien korelasi ρ = 0,345 dan signifikansi p = 0,049, yang menunjukkan kekuatan hubungan lemah namun tetap bermakna secara statistik. Dengan demikian, Meskipun keduanya berpengaruh, lingkungan kerja lebih dominan daripada beban kerja dalam memengaruhi kepuasan kerja karyawan