Batu ginjal merupakan gangguan pada sistem perkemihan yang terjadi akibat pengendapan mineral dan garam di ginjal maupun saluran kemih. Penyakit ini dapat menyebabkan nyeri, gangguan berkemih, hingga penurunan fungsi ginjal apabila tidak ditangani dengan baik. Saat ini, faktor risiko batu ginjal tidak hanya ditemukan pada orang dewasa, tetapi juga mulai banyak dijumpai pada remaja akibat pola hidup yang kurang sehat, seperti kurang minum air putih, sering mengonsumsi minuman bersoda dan berkafein, pola makan tinggi garam, kurang aktivitas fisik, serta kebiasaan menahan buang air kecil. Rendahnya pengetahuan remaja mengenai kesehatan ginjal turut meningkatkan risiko terjadinya batu ginjal di masa mendatang. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa mengenai pencegahan batu ginjal melalui penerapan pola hidup sehat. Kegiatan dilaksanakan di SMK Kesehatan Rajawali Kabupaten Bandung Barat dengan melibatkan 30 siswa. Metode yang digunakan meliputi pendidikan kesehatan melalui ceramah interaktif, diskusi, tanya jawab, serta pembagian leaflet edukatif. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur tingkat pengetahuan peserta sebelum dan sesudah edukasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa setelah mengikuti pendidikan kesehatan. Nilai rata-rata peserta meningkat dari 80 pada saat pre-test menjadi 90 pada saat post-test. Selain itu, siswa menunjukkan pemahaman lebih baik mengenai faktor risiko, tanda dan gejala, komplikasi, serta upaya pencegahan batu ginjal. Kegiatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja mengenai pencegahan batu ginjal sejak dini
Copyrights © 2026