Jurnal Medika: Medika
in progres

GERTAK BSK: Gerakan Serentak Stop Batu Saluran Kemih melalui Edukasi Digital di SMA Pasundan 2 Cimahi

Budi Rustandi (Institut Kesehatan Rajawali)
Theophylia Melisa Manumara (Institut Kesehatan Rajawali)
Agnia Fauziah (Institut Kesehatan Rajawali)
Nagia Nuramadani (Institut Kesehatan Rajawali)
Salwa Nurul Samsy (Institut Kesehatan Rajawali)
Kania Azzahra (Institut Kesehatan Rajawali)
Desi Trisnawati (Institut Kesehatan Rajawali)
Giska Pebrianti (Institut Kesehatan Rajawali)
Verawati Verawati (Institut Kesehatan Rajawali)
Sarah Nur Awaliah (Institut Kesehatan Rajawali)
Fitri Mawardiani (Institut Kesehatan Rajawali)



Article Info

Publish Date
30 Apr 2026

Abstract

Batu Saluran Kemih (BSK) atau urolitiasis merupakan kondisi terbentuknya batu pada saluran kemih, meliputi ginjal, ureter, kandung kemih, dan uretra. Batu umumnya tersusun atas kalsium oksalat atau kalsium fosfat, meskipun dapat pula berasal dari asam urat, struvit, dan sistin. Penyakit ini telah dikenal sejak zaman kuno dan masih menjadi masalah kesehatan yang cukup sering ditemukan hingga saat ini. Gejala utama yang muncul ketika batu memasuki ureter adalah nyeri akut yang mendadak dan hebat. Selain menimbulkan ketidaknyamanan, kekambuhan batu saluran kemih dapat meningkatkan risiko komplikasi, angka kematian, serta biaya pengobatan. Prevalensi di Indonesia diperkirakan terdapat sekitar 170.000 kasus baru setiap tahun dengan prevalensi mencapai 2–15% dari populasi. Faktor risiko terjadinya urolitiasis antara lain kurang konsumsi air putih, pola makan tinggi garam dan protein, gangguan metabolik, infeksi saluran kemih, obesitas, serta gaya hidup sedentari. Perubahan gaya hidup modern menyebabkan risiko penyakit ini mulai meningkat pada usia remaja sehingga diperlukan upaya edukasi kesehatan sejak dini. Kegiatan pendidikan kesehatan berbasis digital dilaksanakan pada siswa SMA Pasundan 2 Cimahi menggunakan media PowerPoint, leaflet, poster kesehatan, dan kuis interaktif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan siswa mengenai pengertian, faktor risiko, gejala, dan pencegahan urolitiasis. Selain itu, siswa menjadi lebih sadar untuk menerapkan pola hidup sehat seperti meningkatkan konsumsi air putih, menjaga pola makan, dan rutin beraktivitas fisik. Pendidikan kesehatan interaktif berbasis digital terbukti efektif meningkatkan literasi kesehatan remaja terkait pencegahan urolitiasis

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

medika

Publisher

Subject

Dentistry Health Professions Medicine & Pharmacology Nursing Public Health

Description

Jurnal Medika: Medika adalah jurnal yang mempublikasikan hasil pengabdian masyarakat bidang kesehatan. Jurnal pengabdian masyarakat Medika di terbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Pahlwan Tuanku Tambusai. Jurnal ini berisikan artikel berkenaan dengan hasil ...