Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengelolaan modal kerja dalam meningkatkan kinerja keuangan pada UMKM kuliner di Kota Medan. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus yang dilakukan pada empat UMKM kuliner yang berlokasi di sekitar lingkungan kampus di Kota Medan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif untuk memperoleh pemahaman yang mendalam mengenai pengelolaan modal kerja dan dampaknya terhadap kinerja keuangan usaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengelolaan modal kerja yang diterapkan meliputi pengelolaan kas, pengelolaan persediaan bahan baku, serta penggunaan sistem pembayaran tunai dan QRIS. Pengelolaan modal kerja yang baik membantu pelaku usaha menjaga kelancaran arus kas, meningkatkan efisiensi penggunaan modal, mengurangi risiko kerugian akibat pemborosan persediaan, serta mendukung keberlangsungan operasional usaha. Kondisi kinerja keuangan UMKM kuliner secara umum tergolong cukup baik yang ditunjukkan oleh kemampuan usaha dalam memperoleh keuntungan, menjaga stabilitas arus kas, dan mempertahankan usaha dalam jangka panjang. Namun, pelaku usaha masih menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan modal, fluktuasi harga bahan baku, pencatatan keuangan yang sederhana, dan ketidakstabilan jumlah pelanggan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengelolaan modal kerja memiliki peran penting dalam meningkatkan kinerja keuangan UMKM kuliner sehingga diperlukan pengelolaan yang lebih efektif dan terstruktur untuk mendukung pertumbuhan usaha yang berkelanjutan.
Copyrights © 2026