Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Akuntansi Manajemen dalam Mendukung Pengambilan Keputusan di Lingkungan Bisnis Modern Wardhana Putri Pandapotan; Wita Susanti Manurung; Joseph Marpaung; Hamonangan Siallagan
Surplus: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol. 4 No. 2 (2026): Januari-Juni 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/sur.v4i2.1941

Abstract

Perkembangan lingkungan bisnis global yang dipercepat oleh transformasi digital dan Revolusi Industri 4.0 menuntut organisasi untuk memanfaatkan akuntansi manajemen secara lebih strategis dalam pengambilan keputusan. Penelitian ini bertujuan menganalisis secara komprehensif peran akuntansi manajemen dalam mendukung pengambilan keputusan di lingkungan bisnis modern, dengan mempertimbangkan dimensi efisiensi biaya, kinerja organisasi, good governance, dan keberlanjutan bisnis. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis Systematic Literature Review (SLR) berbasis protokol PRISMA. Populasi penelitian adalah seluruh artikel ilmiah terindeks Google Scholar, Scopus, dan Web of Science yang diterbitkan tahun 2021 hingga 2025, yang dipilih melalui teknik purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan. Data dianalisis menggunakan analisis tematik dan sintesis naratif dengan bantuan perangkat lunak NVivo. Hasil penelitian mengidentifikasi empat tema utama, yaitu peran strategis akuntansi manajemen melalui teknik CVP Analysis, ABC, dan BSC; dampak positif transformasi digital terhadap kualitas informasi manajerial; faktor-faktor moderasi kontekstual yang menentukan efektivitas sistem; serta inkonsistensi temuan lintas sektor yang mengonfirmasi sifat kontingen dari akuntansi manajemen. Penelitian ini menyimpulkan bahwa akuntansi manajemen berkontribusi signifikan terhadap efektivitas pengambilan keputusan manajerial, namun efektivitasnya sangat bergantung pada kesiapan SDM, infrastruktur teknologi, dan strategi bisnis yang adaptif
Analisis Strategi Pengelolaan Modal Kerja dalam Meningkatkan Kinerja Keuangan pada Usaha Kecil dan Menengah di Kota Medan (Studi Kasus pada UMKM Kuliner di Kota Medan) Tresia Pariama Manalu; Cindy Valentina Br Sitanggang; Joseph Marpaung; Nova Marito Sihombing; Lusia Desnita Simbolon; Christine rogate Marbun
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 06 (2026): JUNI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengelolaan modal kerja dalam meningkatkan kinerja keuangan pada UMKM kuliner di Kota Medan. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus yang dilakukan pada empat UMKM kuliner yang berlokasi di sekitar lingkungan kampus di Kota Medan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif untuk memperoleh pemahaman yang mendalam mengenai pengelolaan modal kerja dan dampaknya terhadap kinerja keuangan usaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengelolaan modal kerja yang diterapkan meliputi pengelolaan kas, pengelolaan persediaan bahan baku, serta penggunaan sistem pembayaran tunai dan QRIS. Pengelolaan modal kerja yang baik membantu pelaku usaha menjaga kelancaran arus kas, meningkatkan efisiensi penggunaan modal, mengurangi risiko kerugian akibat pemborosan persediaan, serta mendukung keberlangsungan operasional usaha. Kondisi kinerja keuangan UMKM kuliner secara umum tergolong cukup baik yang ditunjukkan oleh kemampuan usaha dalam memperoleh keuntungan, menjaga stabilitas arus kas, dan mempertahankan usaha dalam jangka panjang. Namun, pelaku usaha masih menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan modal, fluktuasi harga bahan baku, pencatatan keuangan yang sederhana, dan ketidakstabilan jumlah pelanggan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengelolaan modal kerja memiliki peran penting dalam meningkatkan kinerja keuangan UMKM kuliner sehingga diperlukan pengelolaan yang lebih efektif dan terstruktur untuk mendukung pertumbuhan usaha yang berkelanjutan.