Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan membaca siswa di sekolah dasar. Penelitian ini didasarkan pada latar belakang proses pembelajaran membaca, yang seringkali ditemukan bahwa siswa mengalami masalah dalam membaca dan jarang mendapat perhatian khusus dari guru, hal ini sangat mengkhawatirkan dan akan berdampak pada pengetahuan membaca siswa sehingga proses pembelajaran juga terganggu. Penelitian ini berfokus pada kesulitan membaca menurut (Muammar 2020), yaitu tidak lancar dalam membaca, banyak kesalahan dalam membaca, kesulitan membedakan huruf yang hampir sama dan kesalahan dalam pengucapan kata/simbol bunyi. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan tes. Hasil penelitian ini berdasarkan hasil tes yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa kesulitan membaca yang dialami siswa kelas 3 SD 16 paling dominan adalah, (1) tidak mampu mengucapkan ritme kata dengan benar dan profesional, (2) intonasi tidak teratur, (3) tidak mampu mengucapkan diftong dan huruf konsonan, dan (4) sering terbalik/keliru dalam membaca kata-kata yang hampir sama. Lebih lanjut, bentuk kesulitan membaca yang dialami sebagian siswa kelas 3 adalah sering terbalik dalam mengenali huruf, tidak memahami isi bacaan, tidak menggunakan tanda baca, membaca lambat dan mengeja.
Copyrights © 2026