Kanker serviks merupakan salah satu penyebab utama kematian pada wanita, dengan angka kejadian yang masih tinggi di Indonesia. Rendahnya pengetahuan wanita usia subur (WUS) tentang deteksi dini, khususnya pemeriksaan HPV DNA, menjadi salah satu faktor penghambat upaya pencegahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan WUS tentang pemeriksaan HPV DNA di Dukuh Kepoh. Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimen dengan pendekatan one group pretest-posttest tanpa kelompok kontrol. Sampel sebanyak 30 WUS dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner sebelum dan sesudah intervensi pendidikan kesehatan, kemudian dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi, sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan kurang (53,3%). Setelah diberikan pendidikan kesehatan, seluruh responden (100%) memiliki tingkat pengetahuan baik. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai p-value = 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat pengaruh signifikan pendidikan kesehatan terhadap peningkatan pengetahuan. Pendidikan kesehatan efektif meningkatkan pengetahuan WUS tentang pemeriksaan HPV DNA. Edukasi kesehatan perlu terus ditingkatkan sebagai strategi promotif dan preventif dalam pencegahan kanker serviks.
Copyrights © 2026