Kualitas tanah dasar merupakan salah satu indikator keberhasilan pertumbuhan dan produksi tanaman kopi. Salah satu faktor pendukung kualitas tanah adalah sifat fisik tanah, terutama pada stabilitas agregat tanah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat stabilitas agregat tanah dan hubungan antara stabilitas agregat tanah dengan sifat fisik tanah dasar lainnya serta terhadap produktivitas tanaman kopi. Penelitian ini menggunakan metode survei lapangan dengan metode purposive soil sampling. Analisis stabilitas agregat tanah menggunakan metode wet sieving. Parameter dalam penelitian ini adalah stabilitas agregat tanah, porositas tanah, berat jenis, berat jenis, dan tekstur tanah berupa fraksi pasir, lanau dan liat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stabilitas agregat tanah pada beberapa kelas umur tanam kopi dan kedalaman tanah yang berbeda memiliki nilai stabilitas agregat tanah yang berbeda, tetapi semuanya tergolong "Sangat stabil". Stabilitas agregat tanah memiliki hubungan yang signifikan dengan beberapa sifat fisik tanah lainnya seperti bulk density, porositas, fraksi liat dan fraksi lanau. Selain itu, stabilitas agregat tanah memiliki pengaruh yang signifikan terhadap produktivitas tanaman kopi.
Copyrights © 2020