Tanah berpasir di kebun kopi rakyat mempunyai kemampuan sangat rendah untuk menyimpan air, sehingga sering terjadi cekaman air pada tanaman kopi di musim kemarau dengan dampak serius pada produktivitas tanaman. Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahgui efek pupuk kandang sapi terhadap peningkatan kapasitas air tersedia (KAT) tanah berpasir (topsoil dan subsoil) yang diambil dari kebun kopi rakyat di Desa Bambang, Wajak.  Penelitian inkubasi tanah selama 16 minggu di rumahkaca Fakultas Pertanian, Universitas Brawijaya. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap Faktorial (RALF) dengan delapan perlakuan kombinasi, yaitu tanah berpasir dengan dua kedalaman (K1: 0-30 cm, K2: 30-60 cm), dikombinasikan dnegan tiga dosis pupuk kandang sapi (D0: 0 ton.ha-1; D1: 10 ton.ha-1, D2: 20 ton.ha-1, D3: 30 ton.ha-1), setiap perlakuan diulang empat kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan pupuk kandang sapi hingga dosis setara 30 ton.ha-1 ke tanah berpasir (topsoil dan subsoil) dapat menurunkan bobot isi (BI) tanah, meningkatkan porositas tanah, meningkatkan kadar air pF 2,5, pF 4,2 dan kapasitas air tersedia (KAT). Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa penambahan pupuk kandang sapi dapat meningkatkan nilai KAT (atau pF 2.5 – pF 4.2) tanah berpasir yang diambil dari lapisan atas (topsoil) dan lapisan bawah (subsoil) di kebun kopi rakyat.
Copyrights © 2023