Penelitian ini bertujuan membandingkan perencanaan pembelajaran pada Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka dalam mendukung pembelajaran yang berpusat pada peserta didik. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan mengacu pada pedoman PRISMA 2020. Data diperoleh dari artikel ilmiah, buku, dan dokumen kebijakan yang membahas perencanaan pembelajaran dan kurikulum. Hasil kajian menunjukkan bahwa kedua kurikulum memiliki tujuan yang sama dalam mengembangkan kompetensi peserta didik, namun berbeda dalam pendekatan perencanaan pembelajaran. Kurikulum 2013 menekankan perencanaan yang terstruktur, sedangkan Kurikulum Merdeka lebih fleksibel melalui Capaian Pembelajaran, Tujuan Pembelajaran, Alur Tujuan Pembelajaran, dan Modul Ajar. Kurikulum Merdeka juga lebih mendukung pembelajaran berdiferensiasi dan asesmen formatif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Kurikulum Merdeka lebih adaptif dalam mewujudkan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik dengan dukungan kompetensi guru dan kebijakan yang berkelanjutan.
Copyrights © 2026