Pengelolaan keuangan yang transparan, akuntabel, dan berbasis regulasi merupakan fondasi utama keberhasilan operasional biro perjalanan wisata, khususnya yang bergerak di segmen perjalanan ibadah haji dan umrah. Penelitian ini bertujuan mengkaji secara komprehensif sistem pengelolaan keuangan dalam operasional tour domestik dan internasional dengan penekanan pada aspek perencanaan anggaran, penetapan harga paket, pemisahan dana jemaah, sistem pencatatan berbasis Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK ETAP), manajemen risiko keuangan, serta kepatuhan terhadap regulasi pemerintah. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur sistematis (Systematic Literature Review/SLR) yang mengacu protokol PRISMA terhadap 20 jurnal ilmiah bereputasi internasional dan nasional yang terindeks Scopus dan SINTA. Hasil kajian menunjukkan bahwa efektivitas pengelolaan keuangan tour sangat dipengaruhi oleh: (1) kematangan sistem pencatatan akuntansi; (2) konsistensi penerapan prinsip pemisahan dana; (3) penguasaan manajemen risiko keuangan berbasis skenario; dan (4) kepatuhan penuh terhadap regulasi UU No. 8 Tahun 2019. Temuan ini berkontribusi pada pengembangan model tata kelola keuangan biro perjalanan ibadah yang lebih profesional dan amanah.
Copyrights © 2026