Penyelenggaraan tour domestik dan internasional, khususnya ibadah Haji dan Umroh, merupakan salah satu sektor pariwisata religi yang mengalami pertumbuhan signifikan di Indonesia pasca pandemi COVID-19. Penelitian ini bertujuan mengkaji secara komprehensif tahapan persiapan pelaksanaan tour domestik dan luar negeri dalam konteks Haji dan Umroh, mencakup aspek regulasi, manajemen operasional, penggunaan teknologi digital, serta perlindungan jemaah. Dengan menggunakan metode kajian literatur sistematis (systematic literature review) terhadap 35 artikel dari jurnal bereputasi internasional dan nasional periode 2021–2025, studi ini mengidentifikasi empat dimensi utama keberhasilan penyelenggaraan tour religi: (1) kepatuhan regulasi oleh Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umroh (PPIU) dan Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK); (2) standarisasi manajemen operasional berbasis ISO 9001:2015; (3) adopsi teknologi informasi dalam sistem manajemen jemaah; dan (4) peningkatan kapasitas sumber daya manusia pemandu wisata religi. Temuan menunjukkan bahwa integrasi teknologi digital dan penguatan regulasi secara signifikan meningkatkan kepuasan jemaah sebesar 34,7% (p<0,05) dibandingkan periode sebelum digitalisasi. Implikasi penelitian ini relevan bagi Kementerian Agama, Biro Perjalanan Ibadah (BPI), dan akademisi bidang manajemen pariwisata.
Copyrights © 2026