Kata hijab merupakan kata serapan dari bahasa Arab dalam bahasa Indonesia. Pengertian kata hijab mengalami perubahan seiring dengan adanya perubahan budaya dalam masyarakat. Dalam penelitian ini produktivitas kata hijab dianalisis dengan mengetahui pembentukan kata melalui proses afiksasi yang berlangsung pada kata tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data penelitian diperoleh dengan menggunakan teknik catat dan dianalisis dengan teknik baca markah dan teknik pemerkuat. Hasil penelitian ini, pertama, afiksasi pada kata hijab dengan afiks meN-, meN-i, dan meN-kan menghasilkan verba transitif, sedangkan afiksasi dengan imbuhan peN- dan peN-an menghasilkan nomina turunannya. Kedua, afiksasi pada kata hijab dengan afiks ber-, ter-, ter-i, dan ter-kan menghasilkan verba intransitif, sedangkan afiksasi dengan imbuhan -er dan pe-an menghasilkan nomina turunannya. Adapun pandangan penutur bahasa Indonesia yang berkenaan dengan kata tersebut adalah sebagai berikut. Pertama, adanya keajegan penutur bahasa Indonesia dalam menggunakan kata hijab. Kedua, penutur bahasa Indonesia menganggap bahwa upaya seseorang untuk menutup tubuhnya sesuai dengan aturan agama adalah pilihan masing-masing orang. Ketiga, adanya sikap keterbukaan penutur bahasa Indonesia terhadap bahasa lain.
Copyrights © 2019