Keaktifan belajar siswa merupakan salah satu indikator penting dalam keberhasilan proses pembelajaran. Namun, pembelajaran yang masih berpusat pada guru sering menyebabkan rendahnya partisipasi siswa dalam kegiatan belajar. Salah satu model pembelajaran yang dapat digunakan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah Project Based Learning (PjBL), yang menekankan keterlibatan aktif siswa melalui penyelesaian proyek yang autentik dan kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi penerapan model PjBL dalam meningkatkan keaktifan belajar siswa. Metode yang digunakan adalah studi literatur (literature review) dengan mengumpulkan dan menganalisis berbagai jurnal ilmiah, buku, serta sumber akademik yang relevan. Tahapan penelitian meliputi penelusuran sumber, identifikasi data, analisis, perbandingan, dan sintesis hasil penelitian terdahulu. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan PjBL efektif meningkatkan keaktifan belajar siswa melalui peningkatan partisipasi dalam diskusi, kolaborasi, berpikir kritis, kreativitas, komunikasi, dan pemecahan masalah. Keberhasilan penerapan PjBL didukung oleh pemilihan proyek yang relevan, pembentukan kelompok heterogen, penerapan scaffolding, integrasi teknologi digital, dan asesmen autentik. Meskipun terdapat tantangan dalam implementasinya, PjBL terbukti mampu menciptakan pembelajaran yang lebih aktif, bermakna, dan berpusat pada siswa serta mendukung pengembangan keterampilan abad ke-21.
Copyrights © 2026