Kemampuan pengenalan kosakata merupakan salah satu aspek fundamental dalam perkembangan bahasa anak usia dini. Namun, rendahnya penguasaan kosakata Minangkabau pada anak menunjukkan perlunya inovasi media pembelajaran yang mampu mengintegrasikan aspek kebahasaan dengan pelestarian budaya lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan Smart Box berbasis kearifan lokal Minangkabau terhadap kemampuan pengenalan kosakata Minangkabau pada anak usia dini. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experiment dan desain nonequivalent control group design. Populasi penelitian berjumlah 20 anak kelompok B di TK Negeri Pembina Salak, Kota Sawahlunto, yang seluruhnya dijadikan sampel menggunakan teknik sampling jenuh. Sampel dibagi menjadi kelompok eksperimen dan kelompok kontrol, masing-masing terdiri atas 10 anak. Data dikumpulkan menggunakan lembar observasi yang telah divalidasi dan dianalisis menggunakan Analysis of Covariance (ANCOVA) dengan bantuan IBM SPSS Statistics. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Smart Box berbasis kearifan lokal Minangkabau berpengaruh signifikan terhadap kemampuan pengenalan kosakata Minangkabau pada anak usia dini. Hasil analisis menunjukkan nilai F = 70,606 dengan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05), sehingga hipotesis alternatif diterima.
Copyrights © 2026