Kegiatan pengabdian masyarakat ini mengkaji peran Bahasa Indonesia dalam memperkuat literasi digital masyarakat di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi. Literasi digital mencakup tidak hanya kompetensi teknis penggunaan perangkat, tetapi juga kemampuan berpikir kritis terhadap informasi, etika komunikasi, serta seleksi konten secara bertanggung jawab. Bahasa Indonesia berfungsi strategis sebagai media penyampaian informasi digital yang mudah diakses oleh berbagai lapisan masyarakat. Pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan yang menekankan pemakaian Bahasa Indonesia secara efektif dan sesuai kaidah dalam mengakses, memproduksi, serta mendistribusikan informasi digital, melalui metode penyuluhan interaktif, diskusi kelompok, dan simulasi media digital berbasis konten berbahasa Indonesia. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta dalam mengidentifikasi hoaks, mengkritisi pesan digital, dan menyadari pentingnya etika berbahasa daring. Penggunaan Bahasa Indonesia yang komunikatif juga terbukti efektif menjembatani kesenjangan pemahaman teknologi pada masyarakat dengan latar belakang pendidikan beragam. Kesimpulannya bahasa Indonesia berperan signifikan sebagai instrumen edukatif dalam mewujudkan literasi digital yang inklusif, kritis, dan berkelanjutan.
Copyrights © 2025