Tanaman daun bidara arab dan saga pohon sering dimanfaatkan dalam pengobatantradisional karena sifat antioksidannya (Flavonoid). Menggabungkan ekstrak keduadaun ini bertujuan untuk memaksimalkan efek terapeutik dan mengurangi efeksamping. Namun, dampaknya terhadap Kesehatan hati masih perlu diteliti lebihlanjut, sehingga uji toksisitas penting dilakukan. Penelitian ini bertujuan mengujipotensi toksisitas campuran ekstrak daun bidara arab dan saga pohon terhadap kadarSGOT dan SGPT pada tikus putih (Rattus norvegicus). Metode dari penelitian inimenggunakan eksperimental dengan melibatkan 30 tikus yang dibagi menjadi 5kelompok, masing-masing kelompok terdiri dari 6 ekor tikus (3 jantan & 3 betina):Kelompok kontrol negative, kontrol pembawa (Na CMC 1%), dan tiga kelompokperlakuan (dosis 4000, 8000, dan 10.000 mg/kg BB). Pemberian ekstrak dilakukansecara oral selama 21 hari, dengan pengamatan setiap 24 jam. Hasil uji statistikKruskal-Wallis menunjukkan tidak ada efek toksik pada kadar SGOT dengan nilaisignifikansi 0,299 dan SGPT sebesar 0,149, yang mengindikasikan tidak ada efektoksik pada kadar SGOT dan SGPT. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa pemberiancampuran ekstrak daun bidara arab dan saga pohon dalam dosis 4000, 8000 dan10.000 mg/kgBB tidak menunjukkan efek toksik terhadap kadar SGOT dan SGPTpada tikus putih dan aman untuk Kesehatan hati.
Copyrights © 2025