Claim Missing Document
Check
Articles

PENYULUHAN PEMANFAATAN HERBAL MEDICINE DALAM RANGKA PENCEGAHAN PENYAKIT DIABETES MELLITUS BAGI KADER KESEHATAN DI MASYARAKAT DESA GELANG, KECAMATAN TULANGAN, SIDOARJO Wulandari, Devyana Dyah; Prayekti, Endah
JURNAL PENGEMBANGAN KOMUNITAS Vol 2 No 1 (2018): August
Publisher : JURNAL PENGEMBANGAN KOMUNITAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.937 KB)

Abstract

Masyarakat masih banyak yang belum sadar pentingnya menjaga kesehatan demi mencegah penyakit degeneratif dimasa tua. Apalagi pada jaman sekarang begitu banyak makanan siap saji yang berpotensi menimbulkan banyak penyakit, salah satunya adalah diabetes mellitus. Tim pengabdian masyarakat memberikan penyuluhan untuk meningkatkan pemhaman dan wawasan tentang pentingnya pemanfaatan herbal medicine dalam rangka pencegahanpenyakit diabetes mellitus. Tercapainya target dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, terbukti dari antusiasnya para peserta mengikuti penyuluhan dari mulai sampai berakhirnya acara serta banyaknya pertanyaan daripara peserta. Sedangkan tercapainya tujuan dan manfaat dari penyuluhan tentang pemanfaatan herbal medicine bagipasien pre diabetes memberikan wawasan bagi masyarakat Desa Gelang Kabupaten Sidoarjo tentang pentingnya perankonsumsi tanaman herbal dalam menunjang penurunan kadar glukosa darah adalah menjadi tolak ukur keberhasilanpenyuluhan ini.
ANALISA KESADAHAN TOTAL DAN KADAR KLORIDA AIR DI KECAMATAN TANGGULANGIN SIDOARJO Devyana Dyah Wulandari
TEKNOLOGI MEDIS DAN JURNAL KESEHATAN UMUM Vol 1 No 1 (2017): Medical Technology and Public Health Journal March 2017
Publisher : UNUSA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/mtphj.v1i1.753

Abstract

Subdistrict Tanggulangin was relatively close to the source of the Lapindo mud flow, the release of mud content into the water will cause the death of aquatic organisms and lead to serious consequences for humans who depend their life on these waters. Therefore, researchers seek to determine the total water hardness and chloride content in Tanggulangin district. Water make up the population and sample, taken from 15 points in Tanggulangin, Sidoarjo. Total hardness determination was conducted using complexometric titration method, whereas chloride content wasperformed using argentometry Mohr titration method. Water sample from 3 of 10 regions in Tanggulangin is drinkable, namely the sample A (320 mg / L), sample C (170 mg / L), sample E (304 mg / L), sample F (298 mg / L), sample I (372 mg / L), samples J (340 mg / L). While the in the othersamples, the content of total hardness exceeds the maximum threshold (> 500 mg / L) which means unfit for consumption, and 5 of the 10 areas in the district is drinkable, namely the sample A (123.2 mg / L), sample C (49.7 mg / L), sample E (245.7 mg / L), sample I (182.4 mg / L), and samples J (64mg / L).
PENGARUH PEMBERIAN ALFA MANGOSTIN TERHADAP KADAR GLUKOSA PADA TIKUS YANG DIINDUKSI DIET TINGGI FRUKTOSA Andreas Putro Ragil Santoso; Devyana Dyah Wulandari
TEKNOLOGI MEDIS DAN JURNAL KESEHATAN UMUM Vol 4 No 2 (2020): Medical Technology and Public Health Journal September 2020
Publisher : UNUSA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/mtphj.v4i2.1710

Abstract

Alfa mangostin senyawa tunggal yang didapatkan dari isolasi Kulit buah Garvinia mangostana Linn. Penelitian banyak dilakukan menyebutkan bahwa senyawa dari alfa mangostin memiliki sifat bioktifitas seperti, antioksidan, antikanker, antidiabetes dan antiinflamasi. Antidiabetes memiliki arti penting bagi penderita diabetes untuk mengurangi kadar glukosa didalam darah. Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui apakah ada pengaruh pemberian alfa mangostin terhadap kadar glukosa pada tikus yang diinduksi diet fruktosa. Rancangan pada metode penelitian ini adalah eksperimental jenis posttest only kontrol grup dengan 5 perlakukan yaitu kontrol negatif, kontrol positif, alfamangostin 50 mg/kg BB, 100 mg/kg BB dan 150 mg/kg BB. Dengan jumlah sampel sebanyak 30 yang didapat dari 6 tikus setiap perlakuan. Selanjutnya hasil penelitian dilakukan uji anova didapatkan hasil yang menunjukkan 0,000 atau p < 0,005 sehingga bisa diartikan bahwa terdapat pengaruh pemberian alfamangostin terhadap kadar glukosa.
PENYULUHAN PEMANFAATAN HERBAL MEDICINE DALAM RANGKA PENCEGAHAN PENYAKIT DIABETES MELLITUS BAGI KADER KESEHATAN DI MASYARAKAT DESA GELANG, KECAMATAN TULANGAN, SIDOARJO Devyana Dyah Wulandari; Endah Prayekti
Community Development Journal Vol 2 No 1 (2018): Community Development Journal
Publisher : UNUSA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.937 KB) | DOI: 10.33086/cdj.v2i1.388

Abstract

Masyarakat masih banyak yang belum sadar pentingnya menjaga kesehatan demi mencegah penyakit degeneratif dimasa tua. Apalagi pada jaman sekarang begitu banyak makanan siap saji yang berpotensi menimbulkan banyak penyakit, salah satunya adalah diabetes mellitus. Tim pengabdian masyarakat memberikan penyuluhan untuk meningkatkan pemhaman dan wawasan tentang pentingnya pemanfaatan herbal medicine dalam rangka pencegahanpenyakit diabetes mellitus. Tercapainya target dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, terbukti dari antusiasnya para peserta mengikuti penyuluhan dari mulai sampai berakhirnya acara serta banyaknya pertanyaan daripara peserta. Sedangkan tercapainya tujuan dan manfaat dari penyuluhan tentang pemanfaatan herbal medicine bagipasien pre diabetes memberikan wawasan bagi masyarakat Desa Gelang Kabupaten Sidoarjo tentang pentingnya perankonsumsi tanaman herbal dalam menunjang penurunan kadar glukosa darah adalah menjadi tolak ukur keberhasilanpenyuluhan ini.
Hubungan Paparan Pestisida Terhadap Kadar Trigliserida Pada Petani Di Daerah Mojokerto Andreas Putro Ragil Santoso; Devyana Dyah Wulandari; Devyani Dyah Wulansari
THE JOURNAL OF MUHAMMADIYAH MEDICAL LABORATORY TECHNOLOGIST Vol 3, No 1 (2020): The Journal of Muhammadiyah Medical Laboratory Technologist
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (630.101 KB) | DOI: 10.30651/jmlt.v3i1.4765

Abstract

Alzheimer’s chronic generational neuro disease is indicated by the loss of neurons and synapses, factors that cause Alzheimer’s include cholesterol such as triglycerides and poisoning due to pesticides due to pesticides due to spraying activity. This study aimed to determine the extent of pesticide exposure to triglyceride levels in farmers in the Mojokerto area. This research is an observational type of research with an experimental approach. This research was conducted in Sumbersono Village, Dlanggu Subdistrict, Mojokerto Regency with 25 farmers who carried out spraying activities. This study uses a correlation test that is the Spearman's test with a confidence level of p < 0.05. Based on results of the study showed that farmers who carried out pesticide spraying activities with a working period of up to more than 15 years with a long time under the field around 3-6 hours but did not use personal protective equipment properly. The results of the average triglyceride levels of 158.2 mg / dL Spearman's test showed triglyceride hash to work mas amounted to 0.899, to the length of work of 0.442 and to the use of PPE 0.811 it showed p > 0.05 which means there was no relationship between farmers who carried out spraying activities with triglyceride levels.Keyword: Farmer, Spraying activity, Triglycerides
EFEK PAPARAN KRONIS PESTISIDA TERHADAP KADAR ASPARTAT AMINOTRANSFERASE (AST) DAN ALANIN AMINOTRANSFERASE (ALT) PADA SUBYEK PETANI Devyana Dyah Wulandari; Andreas Putro Ragil Santoso; Devyani Diah Wulansari
THE JOURNAL OF MUHAMMADIYAH MEDICAL LABORATORY TECHNOLOGIST Vol 3, No 2 (2020): The Journal of Muhammadiyah Medical Laboratory Technologist
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jmlt.v3i2.5853

Abstract

Farmers in Indonesia are very dependent on pesticides to protect their crops from pests. Farmers are one of the subjects who are susceptible to pesticides and can cause disease due to pesticide accumulation. One of the disease that can arise due to exposure to pesticides is liver damage. This study wanted to determine the effect of pesticide exposure on liver damage seen from AST and ALT enzyme levels using farmer respondents in the Mojokerto area of 25 respondents. From the results of the study it was found that AST levels were influenced by age (P = 0.017), length of work (P = 0.035), and PPE usage (P = 0.044), while age, work period, length of work and usage of PPE did not significantly influence to ALT levels. It can be concluded that age, length of work and use of PPE affect AST levels. Therefore, to prevent the occurrence of pesticide poisoning, farmers must obey the rules on the use of pesticides such as using PPE regularly and always consuming healthy food.
Analisis Kadar Merkuri dan Hidrokuinon dalam Kosmetik Krim Pemutih yang Dijual di Online Shop Adela Puspitasari; Indah Lestari; Devyana Dyah Wulandari
MPI (Media Pharmaceutica Indonesiana) Vol. 2 No. 2 (2018): DECEMBER
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (358.032 KB) | DOI: 10.24123/mpi.v2i2.1289

Abstract

Mercury and hydroquinone are chemicals that are often added in cosmetic skin whitening. Both of these chemicals inhibit the formation of melanin, a pigment to protect skin against the dangers of ultraviolet rays that can cause negative effects on the skin. The long-term use of mercury and hydroquinone cause various toxic effects such as kidney, nerve, and brain disorders as well as blood cancer and liver cancer. The purpose of this study was to analyze mercury and hydroquinone in whitening creams sold in online shops. Each analysis was carried out using the Atomic Absorption Spectrophotometer (AAS) and UV-Vis Spectrophotometer. The results showed that of the 15 samples tested, 4 samples contained mercury and hydroquinone, while 11 other samples only contained hydroquinone. From this study it can be concluded that the fifteen samples of whitening cream tested were not safe and did not meet the requirements of the Regulation of the Head of the Republic of Indonesia Drug and Food Control Agency No. 18 of 2015 concerning Technical Material Requirements for Cosmetics.
Pengembangan Model Hewan Coba Tikus Diabetes Mellitus Tipe 2 dengan Induksi Diet Tinggi Fruktosa Intragastrik Devyani Diah Wulansari; Devyana Dyah Wulandari
MPI (Media Pharmaceutica Indonesiana) Vol. 2 No. 1 (2018): JUNE
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (545.459 KB) | DOI: 10.24123/mpi.v2i1.1302

Abstract

Pada beberapa tahun terakhir banyak dikembangkan model hewan diabetes mellitus untukmemahami patogenesis, komplikasi, dan pengaruh genetik yang meningkatkan risiko diabetes mellitustipe 2, baik dengan menggunakan bahan kimia maupun dengan modifikasi secara genetik termasuk tikusknockout transgenik, umum, dan knockout spesifik jaringan. Dalam penelitian ini model hewan diabetesmellitus tipe 2 dikembangkan melalui metode pendekatan konsumsi gula pada manusia dengan mengacupada karakteristik kondisi diabetes mellitus tipe 2, penyebab atau mekanisme yang mendasari, serta pertimbangankeuntungan dan kerugian bagi para peneliti dalam penelitian diabetes. Penelitian ini menggunakan32 ekor hewan coba, diadaptasikan selama 14 hari kemudian dibagi dalam 4 kelompok yaitukelompok kontrol, kelompok perlakuan yang diberi larutan fruktosa 2, 5, dan 9 g/kgBB selama 56 hari.Hasil uji komparasi menunjukkan bahwa terdapat perbedaan bermakna antar kelompok (p<0,05) padavariabel dosis fruktosa dan gula darah puasa akhir. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pemberianfruktosa secara intragastrik jangka panjang dapat memicu kenaikan glukosa darah puasa pada tikus.
Ameliorative Effect of Carica papaya Seed Extract on Diabetic Rat Model with Muscle Atrophy Devyani Diah Wulansari; Devyana Dyah Wulandari; Reine Risa Risthanti; Aguslina Kirtishanti
MPI (Media Pharmaceutica Indonesiana) Vol. 2 No. 4 (2019): DECEMBER
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24123/mpi.v2i4.2184

Abstract

This study aims to prove that papaya seed extract has the potential to improve muscle cell atrophy in diabetic conditions. Type 2 diabetes mellitus (DM) animal model were made with conditions similar to type 2 DM in humans i.e. with long-term (56 days) high sugar (fructose) consumption. Then, the next 14 days were treated with papaya seed extract at the dose of 100, 200, and 300 mg/kg BW orally. Body weight and blood glucose levels were monitored throughout the study period. At the end of the study, histopathological examination of gastrocnemius skeletal muscle tissue was carried out using hematoxylin-eosin staining and measuring myocyte cell area. Results showed that there is a correlation between blood glucose levels with the area of muscle cells which explains that the decrease in blood glucose levels is in line with the increase in the area of muscle fiber cells. In the diabetic group and the treatment group the dose of 100 mg/kg BW has a smaller area, whereas in the treatment group the dose of 200 and 300 mg/kg BW has an area close to the area of the muscle cell in the normal group. This is supported by the results of measurements of the area of muscle fiber cells observed through cross sections and measured at the end of this study. The treatment group at the dose of 200 and 300 mg/kg BW did not have significant difference (P>0.05) compared to the normal group. It can be concluded that papaya seed extract therapy at the dose of 200 and 300 mg/kg BW on diabetic rats can reduce the fasting blood glucose levels so that it can ameliorate cell atrophy in the diabetic conditions.
Analisa Kualitas Madu (Keasaman, Kadar Air, dan Kadar Gula Pereduksi) Berdasarkan Perbedaan Suhu Penyimpanan Devyana Dyah Wulandari
Jurnal Kimia Riset Vol. 2 No. 1 (2017): Juni
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (506.849 KB) | DOI: 10.20473/jkr.v2i1.3768

Abstract

Penyimpanan madu akan dapat mempengaruhi mutu. Suhu penyimpanan untuk madu yang terbaik adalah 36 – 38 o C dengan kelembaban 75 – 78 persen. Dengan cara ini madu dapat tahan 2 – 4 minggu lamanya tanpa banyak mengalami penurunan mutu. Oleh karena itu, peneliti ingin mengetahui pengaruh suhu penyimpanan terhadap kualitas madu nektar karet berdasarkan keasaman, kadar air, dan kadar gula pereduksi. Keasaman diukur menggunakan metode titrasi asam basa, kadar air diukur secara gravimetri, dan kadar gula pereduksi diukur dengan metode Luff Schrool. Madu suhu ruang memiliki kadar keasaman rata-rata 45 ml NaOH 0,1N/kg dan madu suhu dingin kadar keasaman rata-rata 32 ml NaOH 0,1N/kg. Kadar air madu suhu ruang rata-rata 28,595% dan kadar air madu suhu dingin rata-rata 27,112%. kadar gula pereduksi, madu suhu ruang memiliki kadar gula pereduksi sebesar 51,625%, sedangkan pada madu suhu dingin memiliki kadar gula pereduksi sebesar 62,5%.
Co-Authors , Wirda Nur Fa'ida Adela Puspitasari Aditiya Putri, Ngiluhtara Dyah Aguslina Kirtishanti Aguslina Kirtishanti Aini, Fadlilah Nur Aishella, Maulida Akhmad, Nur Faradila Alfian Daffa Alkatiri, Wardah Andini, Ary Andreas Putro Ragil Santoso, Andreas Putro Ragil Ardyarini Dyah Savitri Ardyarini Dyah Savitri Arvian Nur Amalina Audina, Miea Awwalia, Evi Sylvia Ayu Wuryaningrum Baskara, Muhamad Damar Bintarti, Tri Wahyuni Choirotussanijjah Choirotussannijah Choirotussannijah Damar Baskara, Muhammad Dyah Dedi, Muhamad Derrizkie Divanda Herzhaputra Devyani Diah Wulansari Devyani Diah Wulansari Devyani Dyah Wulansari Dewi Masitah Dwi Handayani Emma Savitri Endah Budi Permana Putri Ersalina Nidianti Eva Tri Wulandari Fadlilah Nur Aini Faradis, RA. Hani Fitriana Sari, Devi Gilang Nugraha Gilang Nugraha Halimah Prisilia Herliani Rahmania Sari Hotimah Masdan Salim Illahi, Wahyu Imastufah Imraatul Mukarramah Imratul Mukarramah Indah Lestari Janetra Yudhis Nata P Kifli, Nurolaini Krisdayanti, Affina Lili Susan Rahmawati Lili Susan Rahmawati Luqiana Fauziah Lysa Veterini Ma'at, Suprapto Mella Rahmawati Mukminin Mellyisa Mochamad Nurul Lail Mufida, Nisaul Muhammad Afwan Romdloni Muhammad Fadillah, Farchan Muhammad Taufiq Hidayat Mukhtar Adi Nugroho Nadzarillah, Najmatul Jannah Najwa Asnani, Abidah Dyah Nanik Handayani Novera Herdiani, Novera Nur Lailatul Qodriyah Nur Zalsabila Isnaini Nuzula, Fina Firdausi Pratiwi, Viera Nuriza Prayekti, Endah Qonita Iklila Maghfuroh Raden Joko Kuncoroningrat Susilo Rahmawati Fitri Awalia Risthanti, Reine Risa Rizki Nurmalya Kardina Rohmah, Wardah Rosda Rodhiyana S. P. Edijanto Penulis Safinah Izzatunnisa Salim, Hotimah Masdan Sari, Herliani Rahmania Septina Isro’ Hermawati Suprapto Maat Suryandaru, Suryandaru Syafira, Nanda Syafiuddin, Achmad Syinta Nur Isnaini Ulan Sari, Della Citra Uswatun Hasanah Wardah Rohmah Wardany, Nadya Ika Widya Novita Sari Widya Novitasari Wilujeng, Putri Shinta Wulansari, Devyani Wulansari, Devyani Diah Wulansari, Devyani Diah Wuryaningsih, Lucia Endang Yusron Suryonegoro Mushawwir Zain, R.A Wafiqah Aulia