Terminal Penggaron Kota Semarang, sebagai salah satu terminal utama, menghadapi masalah terkait penggunaan ruang yang belum optimal. Banyak pengguna lebih memilih beraktivitas di sekitar lampu merah pintu masuk terminal daripada di dalam terminal itu sendiri, yang menyebabkan penumpukan kendaraan dan parkir liar bus. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan penggunaan terminal dan mengatasi masalah parkir liar dengan menggunakan metode Person Centered Maps, Place Centered Maps, dan Physical Trace. Metode ini digunakan untuk memetakan pola pergerakan pengguna, mengidentifikasi penggunaan ruang, dan menganalisis jejak fisik yang ditinggalkan di terminal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengguna lebih sering berkumpul di luar terminal, serta terdapat ketidakteraturan dalam pengelolaan ruang dan parkir yang memengaruhi kelancaran lalu lintas. Berdasarkan analisis tersebut, disarankan penataan ulang area parkir, peningkatan fasilitas di dalam terminal, serta pemasangan rambu yang jelas untuk mengoptimalkan fungsi terminal. Implementasi solusi ini diharapkan dapat meningkatkan keamanan, kenyamanan, dan efisiensi penggunaan terminal, serta mendukung kelancaran arus lalu lintas di sekitar area Terminal.
Copyrights © 2025