Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Dimensi Perancangan Kota pada Ruang Publik (Studi Kasus: Kawasan Alun – Alun Hanggawana Slawi) Muhammad Azmy Ikhsani; Artanti Kusuma Ayu; Safety Husna Pangestika
Archvisual: Jurnal Arsitektur dan Perencanaan Vol. 5 No. 1 (2025): Archvisual JAP, Agustus 2025
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55300/52s0hc65

Abstract

Hanggawana Square in Slawi has an important role in shaping the city's identity and improving the quality of public spaces. This study aims to analyse the urban design dimensions that shaped the area around Hanggawana Square in Slawi after its revitalisation in 2017. The descriptive qualitative approach uses direct observation at the location and a literature study as secondary data. The results show that the square is composed of several urban design dimensions: morphological, functional, social, visual, perceptual, and temporal. The morphological dimension is reflected in the radial pattern of the roads and the prevalence of land designated for offices. This area is used for government activities, recreation, and the informal economy. The social dimension is evident in the high intensity of public interaction, particularly during car free day activities. Visually, landmark elements such as Pendopo Amangkurat and public artworks strengthen the city’s image. Perceptually, users consider this area comfortable, safe, and accessible. The temporal dimension of Alun-Alun Hanggawana is evident in the buildings that have existed over time, as well as in the various activity patterns that occur in the area. This study shows that integrating the overall dimensions of urban design is key to creating inclusive, representative, and characterful public spaces.
ANALYSIS OF PENGGARON TERMINAL USER ACTIVITIES USING PERSON-CENTERED MAPS, PLACE-CENTERED MAPS, AND PHYSICAL TRACE METHODS Dini Silvia Anggraini; muhammad azmy ikhsani; husnul masyitoh; hilba yoga pratama
Jurnal Anala Vol. 13 No. 1 (2025): Jurnal Anala
Publisher : Universitas Dwijendra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46650/anala.13.1.1626.19-31

Abstract

Terminal Penggaron Kota Semarang, sebagai salah satu terminal utama, menghadapi masalah terkait penggunaan ruang yang belum optimal. Banyak pengguna lebih memilih beraktivitas di sekitar lampu merah pintu masuk terminal daripada di dalam terminal itu sendiri, yang menyebabkan penumpukan kendaraan dan parkir liar bus. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan penggunaan terminal dan mengatasi masalah parkir liar dengan menggunakan metode Person Centered Maps, Place Centered Maps, dan Physical Trace. Metode ini digunakan untuk memetakan pola pergerakan pengguna, mengidentifikasi penggunaan ruang, dan menganalisis jejak fisik yang ditinggalkan di terminal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengguna lebih sering berkumpul di luar terminal, serta terdapat ketidakteraturan dalam pengelolaan ruang dan parkir yang memengaruhi kelancaran lalu lintas. Berdasarkan analisis tersebut, disarankan penataan ulang area parkir, peningkatan fasilitas di dalam terminal, serta pemasangan rambu yang jelas untuk mengoptimalkan fungsi terminal. Implementasi solusi ini diharapkan dapat meningkatkan keamanan, kenyamanan, dan efisiensi penggunaan terminal, serta mendukung kelancaran arus lalu lintas di sekitar area Terminal.