Berbagai hambatan yang terjadi saat proses pembelajaran IPA di SD salah satunya yaitu kemampuan berpikir kreatif siswa yang masih rendah karena proses pembelajaran yang monoton dan kurang bervariasi. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mendeskripsikan perbedaan kemampuan berpikir kreatif siswa, 2) Mendeskripsikan besar pengaruh penggunaan model pembelajaran PjBL berbantuan media video pembelajaran. 3) Mendeskripsikan seberapa besar peningkatan kemampuan berpikir kreatif siswa setelah penggunaan model pembelajaran PjBL berbantuan media video pembelajaran. Jenis dan desain yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain nonequivalent only control design dalam bentuk pre-test dan post-test. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa Kelas IV SDN 14 Arung Kuang. Sampel dalam penelitian ini yaitu kelas IVA dan IVB.Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah uji normalitas, uji homogenitas, uji-t dua sampel, Effect Size, dan persentase peningkatan siswa. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa: (1) Terdapat perbedaan kemampuan berpikir kreatif siswa antara diterapkan model pembelajaran PjBL berbantuan media video pembelajaran dengan siswa yang diterapkan model pembelajaran konvensional. Perbedaan tersebut ditandai dengan nilai > yaitu 4,665 > 2,010. (2) Model Pembelajaran PjBL berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa, diperoleh Effect Size sebesar 0,91 yang berkriteria tinggi. (3) Pembelajaran PjBL mengalami peningkatan sedang terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa
Copyrights © 2024