Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENERAPAN MODEL READING QUESTIONING ANSWERING (RQA) DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN LITERASI SAINS PADA MATA PELAJARAN IPA SISWA KELAS VI SDN 5 SINGKAWANG Hendro Hendro; Emi Sulistri; Mertika Mertika
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 8 No. 2: Maret 2024
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.v8i2.56399

Abstract

Penelitian ini dimaksudkan untuk mengidentifikasi persentase keterampilan literasi sains siswa sebelum menerapkan Model Reading Questioning Answering (RQA), dan juga untuk menilai peningkatan keterampilan literasi sains siswa serta respon mereka terhadap Model Reading Questioning Answering (RQA) di SD Negeri 5 Singkawang. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif, dengan subjek penelitian berupa siswa kelas VI di SD Negeri 5 Singkawang. Objek penelitian mencakup keterampilan literasi sains dan respons siswa kelas VI di sekolah tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Model Reading Questioning Answering (RQA) dalam meningkatkan keterampilan literasi sains pada mata pelajaran IPA di kelas VI SDN 5 Singkawang menghasilkan hasil yang baik. Temuan tersebut mencakup: 1) Keterampilan literasi sains pada awal penelitian tergolong rendah karena tidak ada siswa yang mencapai nilai KKM, 2) Adanya peningkatan keterampilan literasi sains siswa setelah menerapkan Model Reading Questioning Answering (RQA) pada materi energi sebesar 0,57, yang terkategori sebagai peningkatan sedang, dan 3) Penerapan Model Reading Questioning Answering (RQA) dalam pembelajaran mendapat respon positif dari siswa, dengan rata-rata persentase respon siswa sebesar 73%, yang masuk dalam kategori positif. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa Penerapan Model Reading Questioning Answering (RQA) dalam Meningkatkan Keterampilan Literasi Sains Pada Mata Pelajaran IPA Siswa Kelas VI SDN 5 Singkawang memberikan hasil yang baik.
ANALISIS KEMAMPUAN MENULIS PERMULAAN SISWA DI TINJAU DARI TAHAP PERKEMBANGAN KOGNITIF KELAS 1 SD NEGERI 17 BAMBAN RANCANG Sera Sera; Eti Sunarsih; Emi Sulistri
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 10 No. 3 (2024): Volume 10 No. 03 September 2024 In Press
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v10i3.3782

Abstract

Penelitian ini bertujuan: 1). mendeskripsikan kemampuan menulis permulaan pada siswa kelas 1 SD Negeri 17 Bamban Rancang Tahun Pelajaran 2024/2025. 2). mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan menulis permulaan pada siswa kelas 1 SD Negeri 17 Bamban Rancang Tahun Pelajaran 2024/2025. Pada penelitian ini subjek penelitiannya yaitu siswa kelas 1 SD Negeri 17 Bamban Rancang yang berjumlah 23 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes tertulis dan angket. Instrumen pengumpulan data yang digunakan yaitu lembar tes kemampuan menulis permulaan dan angket. Teknik analisis data reduksi data (data reduction), penyajian data (data display), penarikan kesimpulan (verification). Hasil penelitian diketahui bahwa Kemampuan menulis permulaan dari 23 siswa yang diteliti, ada 17 siswa dengan persentase 82,60% yang termasuk dalam kategori “Sangat Baik”, 4 siswa dengan persentase 34,78 % yang termasuk dalam kategori “Baik”, 2 siswa dengan persentase 08,69 % dengan kategori “Kurang Baik. Faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan menulis permulaan siswa kelas I SD Negeri 17 Bamban Rancang antara lain Minat Belajar dikategorikan “Baik” dengan persentase sebesar 69,56%, Kesehatan Tubuh dikategorikan “Cukup” dengan persentase sebesar 50,00%, Kemampuan Penginderaan dikategorikan “Cukup” dengan persentase sebesar 50,00%, Kemampuan Intelektual dikategorikan “Baik” dengan persentase sebesar 58,69%, Variasi Guru Mengajar dikategorikan “Sangat Baik” dengan persentase sebesar 78,26%, Penggunaan Media Pembelajaran dikategorikan “Baik” dengan persentase sebesar 56,52%, Sarana dan Prasarana dikategorikan “Baik” dengan persentase sebesar 56,52%, Motivasi Dari Guru dikategorikan “Cukup” dengan persentase sebesar 47,82%, dan Lingkungan Keluarga dikategorikan “Cukup”. Faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan menulis permulaan siswa kelas 1 SD Negeri Bamban Rancang dikategorikan “Baik” dengan persentase sebesar 56,52. Kesimpulan bahwa faktor-faktor sebagaimana disebutkan di atas cukup berpengaruh terhadap kemampuan menulis permulaan siswa SD Negeri 17 Bamban Rancang
Pengaruh Model Pembelajaran PjBL Berbantuan Media Video Pembelajaran Terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa Kelas IV SDN 14 Arung Kuang Eka Murdani; Afifullah Sinwani; Emi Sulistri; Sumarli Sumarli
Inovasi Sekolah Dasar: Jurnal Kajian Pengembangan Pendidikan Vol. 11 No. 2 (2024): Inovasi Sekolah Dasar: Jurnal kajian Pengembangan Pendidikan
Publisher : Universitas Sriwijaya in Collaboration with HDPGSDI (Himpunan Dosen PGSD Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jisd.v11i2.63

Abstract

Berbagai hambatan yang terjadi saat proses pembelajaran IPA di SD salah satunya yaitu kemampuan berpikir kreatif siswa yang masih rendah karena proses pembelajaran yang monoton dan kurang bervariasi. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mendeskripsikan perbedaan kemampuan berpikir kreatif siswa, 2) Mendeskripsikan besar pengaruh penggunaan model pembelajaran PjBL berbantuan media video pembelajaran. 3) Mendeskripsikan seberapa besar peningkatan kemampuan berpikir kreatif siswa setelah penggunaan model pembelajaran PjBL berbantuan media video pembelajaran. Jenis dan desain yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain nonequivalent only control design dalam bentuk pre-test dan post-test. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa Kelas IV SDN 14 Arung Kuang. Sampel dalam penelitian ini yaitu kelas IVA dan IVB.Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah uji normalitas, uji homogenitas, uji-t dua sampel, Effect Size, dan persentase peningkatan siswa. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa: (1) Terdapat perbedaan kemampuan berpikir kreatif siswa antara diterapkan model pembelajaran PjBL berbantuan media video pembelajaran dengan siswa yang diterapkan model pembelajaran konvensional. Perbedaan tersebut ditandai dengan nilai > yaitu 4,665 > 2,010. (2) Model Pembelajaran PjBL berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa, diperoleh Effect Size sebesar 0,91 yang berkriteria tinggi. (3) Pembelajaran PjBL mengalami peningkatan sedang terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa
Penerapan Alat Peraga SIDAIR Berbasis Lingkungan Untuk Meningkatkan Minat Belajar Siswa Pada Materi Siklus Air Kelas V Almizar Izwan; Emi Sulistri; Slamat Fitriyadi
JPDI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia) Vol 9, No 3 (2024): VOLUME 9 NUMBER 3 SEPTEMBER 2024
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jpdi.v9i3.4797

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatkan minat belajar siswa pada materi siklus air melalui penerapan alat peraga SIDAIR berbasis lingkungan untuk kelas V. Penelitian ini dilaksanakan di SDN 8 Singkawang. Jenis penelitian yang digunakan ialah penelitian kuantitatif berjenis Pre exsperimental dengan bentuk one group pretest posttest. Populasi penelitian seluruh siswa kelas V SDN 8 Singkawang dengan teknik pengambilan sampel berupa teknik sampel purposive sampling. Penelitian ini menggunakan satu kelas yaitu kelas eksprimen yang diberi perlakuan dengan alat peraga SIDAIR berbasis lingkungan berjumlah 34 siswa. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: (1) Terdapat peningkatan minat belajar siswa kelas V antara kelas pretest dengan kelas posttest yang diberikan perlakuan yaitu menggunakan alat peraga SIDAIR berbasis lingkungan yang dianalisis menggunakan uji t dengan t_hitung = 10,154 > t_tabel= 2,034.; (2) Respon siswa terhadap alat peraga SIDAIR berbasis lingkungan memiliki pengaruh yang baik terhadap minat belajar siswa kelas V sebesar 92,48 dalam kriteria sangat positif. Respon guru terhadap alat peraga SIDAIR berbasis lingkungan memiliki pengaruh yang baik terhadap minat belajar siswa kelas V sebesar 94 dalam kriteria sangat positif. Penerapan alat peraga SIDAIR berbasis lingkungan terbukti dapat meningkatkan minat belajar siswa dan memberikan pengaruh yang sangat positif dalam pembelajaran.