Stres kerja merupakan masalah bagi kesehatan pekerja dan dapat meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan kerja. Stres dapat disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain faktor lingkungan dan individu. Kebisingan merupakan salah satu potensi bahaya di lingkungan kerja yang dapat timbul dari proses produksi dan peralatan kerja di industri. Beban kerja yang berlebihan memberikan dampak buruk bagi pekerja secara umum, menyebabkan kelelahan fisik dan mental serta memicu reaksi emosional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kebisingan dan beban kerja dengan stres kerja pada pekerja stone crusher di PT. Satria Jaya Sentosa Pomalaa Tahun 2024. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang menggunakan metode obsevasional analitik dengan desain cross-sectional. Penelitian ini dilakukan dengan teknik total sampling, yang artinya sampel yang diambil adalah seluruh populasi, yaitu 35 pekerja bagian stone crusher PT. Satria Jaya Sentosa. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan kuisioner dan alat sound level meter untuk mengukur kebisingan, dan diolah menggunakan aplikasi komputer dengan model analisis bivariat dan univariat mengunakan uji fisher exact. Hasil peneliatian menunjukkan adanya korelasi antara kebisingan dengan stres kerja, seperti yang terbukti melalui uji fisher dengan nilai p-value 0,002 dan tidak ada korelasi antara beban kerja dengan stres kerja dengan nilai p-value 0,454. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan antara kebisingan dengan stres kerja dan tidak ada hubungan antara beban kerja dengan stres kerja.
Copyrights © 2024