Aktivitas tubuh yang kurang baik dapat menyebabkan timbulnya rasa nyeri yang memicu terjadinya gangguan musculoskeletal yang disebut dengan Low Back Pain (LBP) dan hal ini dapat dialami kepada pekerja khususnya yang melakukan pekerjaan manual berupa tenaga fisik seperti petani yang berpotensi menderita Low Back Pain (LBP) karena dalam kegiatan bertani memerlukan banyak tenaga fisik, penanganan beban yang tidak ringan atau cenderung berat, gerakan yang dilakukan berulang-ulang dan kurangnya perhatian terhadap postur tubuh yang benar. Penelitian ini bermaksud untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan keluhan Low Back Pain (LBP) pada petani padi Desa Cialam Jaya Kabupaten Konawe Selatan Tahun 2023. Analitik observasional dengan pendekatan cross sectional menggunakan teknik sampling berupa accidental sampling kepada 146 sampel dari 231 populasi dan penelitian dilakukan pada bulan Oktober 2023 dengan variabel penelitian berupa usia, masa kerja, lama kerja dan kebiasaan merokok serta keluhan Low Back Pain (LBP). Analisis data menggunakan uji statistik chi-square. Hasil uji hubungan diperoleh nilai p pada hasil uji hubungan antar variabel dan diketahui untuk usia p=0,479, lama kerja p= 0,066, masa kerja p= 0,023 dan kebiasaan merokok p= 0,002. Penelitian ini meperoleh temuan bahwa ada hubungan variabel masa kerja dan kebiasaan merokok dan tidak ada hubungan variabel usia dan lama kerja dengan keluhan Low Back Pain (LBP) pada petani padi di Desa Cialam Jaya Kabupaten Konawe Selatan.
Copyrights © 2025