Kecelakaan kerja adalah suatu kejadian yang jelas tidak dikehendaki dan sering kali tidak terduga semula yang dapat menimbulkan kerugian baik waktu, harta benda atau properti maupun korban jiwa yang terjadi dalam suatu proses kerja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalsis risiko kecelakaan kerja pada proses bongkar muat dengan metode Job Safety Analysis (JSA) berdasarkan aspek identifikasi bahaya, pengendalian risiko dan penilaian risiko di PT. Pelabuhan Nusantara Kendari. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data terdiri dari observasi, wawancara, serta dokumentasi. Informan ditentukan menggunakan teknik purposive sampling yang berjumlah 7 orang diantaranya 1 orang ketua koperasi pelabuhan, 2 orang pengawas pelabuhan, dan 4 orang buruh bongkar muat pelabuhan Kendari. Analisis dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan/ verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan, pada aspek identifikasi bahaya diketahui bahwa bahaya yang paling dominan yang teridentifikasi pada setiap proses bongkar muat adalah bahaya mekanik sebesar 74,5% di bagian Haulage/Trucking. Pada aspek pengendalian risiko, tingkat risiko yang dapat diterima dengan kontrol adalah pada penyusunan container dengan RTG, yaitu dengan melakukan maintenance alat berkala, mengikuti SOP dan menggunakan APD. Pada aspek penilaian risiko menunjukkan bahwa langkah kerja kedua diklasifikasikan pada tingkat keparahan yang penting dan tingkat kemungkinan sering terjadi sehingga memiliki tingkat risiko yang dapat diterima dengan pengendalian yang telah diterapkan. Kesimpulan, bahwa bahaya paling besar pada bagian haulage/trucking serta pada aspek pengendalian dan penilaian risiko berada pada langkah kerja Penyusunan Kontainer dengan RTG untuk tingkat risiko yang dapat diterima dengan pengendalian.
Copyrights © 2025