Kualitas pengajaran dalam pendidikan Islam masih menghadapi berbagai tantangan, seperti dominasi pendekatan kognitif, melemahnya keteladanan pendidik, serta rendahnya perhatian terhadap integritas ilmiah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran hadis dalam menentukan kualitas pengajaran melalui dimensi metodologis, etis, dan epistemologis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research), melalui penelusuran tematik terhadap hadis-hadis pendidikan dalam Kutub al-Tis’ah yang dianalisis menggunakan analisis konten (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa hadis memuat sepuluh metode pengajaran Nabi, meliputi maw’iẓah proporsional, dialog, demonstrasi, keteladanan, pengulangan, tadarruj, visualisasi, nasihat personal, koreksi kesalahan secara bijaksana, serta pemberdayaan transmisi ilmu. Selain itu, hadis membangun kualitas pengajaran melalui penguatan etika pendidik berupa keikhlasan, kelembutan, empati, dan keteladanan, serta melalui prinsip epistemologis berupa amanah ilmiah, validitas sumber, dan tanggung jawab dalam penyampaian ilmu. Penelitian ini berkontribusi dengan menawarkan model integratif kualitas pengajaran berbasis hadis yang menghubungkan dimensi metodologis, etis, dan epistemologis sebagai kerangka konseptual untuk pengembangan pembelajaran Islam kontemporer.
Copyrights © 2024