Muh. Arif
Pascasarjana IAIN Sultan Amai Gorontalo, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Hadis dalam Membangun Kualitas Pengajaran: Kajian Konseptual terhadap Prinsip-prinsip Pendidikan Islam Alfian Zakaria; Muh. Arif
Chalim Journal of Teaching and Learning Vol. 4 No. 2 (2024): Teaching and Learning
Publisher : Program S3 Pendidikan Islam Institut Pesantren KH. Abdul Chalim Pacet Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/cjotl.v4i2.2817

Abstract

Kualitas pengajaran dalam pendidikan Islam masih menghadapi berbagai tantangan, seperti dominasi pendekatan kognitif, melemahnya keteladanan pendidik, serta rendahnya perhatian terhadap integritas ilmiah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran hadis dalam menentukan kualitas pengajaran melalui dimensi metodologis, etis, dan epistemologis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research), melalui penelusuran tematik terhadap hadis-hadis pendidikan dalam Kutub al-Tis’ah yang dianalisis menggunakan analisis konten (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa hadis memuat sepuluh metode pengajaran Nabi, meliputi maw’iẓah proporsional, dialog, demonstrasi, keteladanan, pengulangan, tadarruj, visualisasi, nasihat personal, koreksi kesalahan secara bijaksana, serta pemberdayaan transmisi ilmu. Selain itu, hadis membangun kualitas pengajaran melalui penguatan etika pendidik berupa keikhlasan, kelembutan, empati, dan keteladanan, serta melalui prinsip epistemologis berupa amanah ilmiah, validitas sumber, dan tanggung jawab dalam penyampaian ilmu. Penelitian ini berkontribusi dengan menawarkan model integratif kualitas pengajaran berbasis hadis yang menghubungkan dimensi metodologis, etis, dan epistemologis sebagai kerangka konseptual untuk pengembangan pembelajaran Islam kontemporer.
Pendidikan dalam Perspektif Hadis: Analisis Kewajiban Menuntut Ilmu dan Relevansinya terhadap Pendidikan Islam Kontemporer Geischa Cicilia Mokoagow; Muh. Arif
Chalim Journal of Teaching and Learning Vol. 4 No. 2 (2024): Teaching and Learning
Publisher : Program S3 Pendidikan Islam Institut Pesantren KH. Abdul Chalim Pacet Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/cjotl.v4i2.2818

Abstract

Pendidikan Islam menghadapi tantangan berupa melemahnya budaya belajar, pragmatisme pendidikan, dan berkurangnya perhatian terhadap adab keilmuan, sehingga diperlukan penguatan paradigma pendidikan yang berlandaskan hadis Nabi Muhammad saw. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hadis-hadis tentang kewajiban menuntut ilmu serta menjelaskan relevansinya terhadap pendidikan Islam kontemporer. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research) melalui pendekatan tematik (mawḍū‘ī) terhadap hadis-hadis dalam Kutub al-Tis‘ah. Data dianalisis menggunakan teknik content analysis dengan menelaah sumber hadis, syarah, dan literatur ilmiah yang relevan. Hasil penelitian mengidentifikasi empat tema utama, yaitu kewajiban menuntut ilmu, kemuliaan penuntut ilmu, ilmu yang bermanfaat sebagai amal jariyah, dan kemuliaan pengajar kebaikan. Keempat tema tersebut membentuk paradigma pendidikan Islam yang mengintegrasikan ilmu, iman, adab, amal, dan kemaslahatan sosial. Penelitian ini berimplikasi pada pentingnya penguatan budaya belajar, pembentukan karakter, serta reorientasi pendidikan Islam agar tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga pada kebermanfaatan ilmu dan tanggung jawab moral dalam kehidupan bermasyarakat.